GenPI.co - Ahli gizi Dr. Rita Ramayulis membagikan tips mencukupi asupan protein dan kalsium anak, melalui pemilihan makanan.
Rita mengatakan orang tua sering menganggap susu sapi sebagai sumber protein utama. Padahal, masih banyak alternatif lainnya.
“Orang tua tidak harus memaksakan pemberian susu, kalau tidak tersedia atau harganya tidak terjangkau,” katanya dikutip dari Antara, Selasa (13/1).
Dia mengungkapkan dalam piramida gizi seimbang, protein ada dalam satu kelompok dan mencakup hewani serta nabati.
Ahli gizi yang tergabung Asosiasi Ahli Gizi Olahraga Indonesia (ISNA) itu menyampaikan protein hewani bisa didapatkan dari daging sapi, ikan, ayam, dan telur.
Sementara itu, untuk protein nabati mencakup tempe, tahu, kacang-kacangan, susu, keju, dan hasil olahan lainnya.
Selain susu sapi, untuk pemenuhan asupan kalsium bisa didapatkan dari ikan yang dimakan dengan tulangnya. Semisal, teri basah dan ikan presto.
Makanan lainnya yang bisa menjadi alternatif, yakni tempe, kacang merah, kacang tanah, kedelai, brokoli, dan sayuran hijau.
Rita mengatakan pemberian ikan, sayur, dan tempe, relatih bisa memenuhi asupan kalsium, meski tak setinggi susu sapi.
“Kalau anak diberi makanan beraneka ragam, kemungkinan kalsium bisa mencukupi kebutuhan gizi anak,” ucapnya. (ant)
Jangan lewatkan video populer ini:





