Trump Bakal Kenakan Tarif 25% untuk Negara yang Berbisnis dengan Iran

detik.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan tarif 25 persen untuk negara manapun yang berbisnis dengan Iran. Trump menegaskan aturan ini bersifat final dan mengikat.

"Berlaku segera, negara mana pun yang berbisnis dengan Republik Islam Iran akan membayar tarif 25% untuk semua bisnis yang dilakukan dengan Amerika Serikat. Perintah ini bersifat final dan mengikat," kata Trump di Truth Social sebagaimana dilansir AFP, Selasa (13/1/2026).

Diketahui, mitra dagang utama Iran adalah China, Turki, Uni Emirat Arab, dan Irak, menurut basis data ekonomi Trading Economics.

Baca juga: Video Iran: Kami Siap Jika Perang, Tapi Kami Juga Siap Berdialog

Pengumuman tarif ini muncul ketika Trump mempertimbangkan kemungkinan tindakan militer terhadap Iran terkait protes tersebut. Kelompok hak asasi manusia telah melaporkan peningkatan jumlah korban jiwa.

"Serangan udara akan menjadi salah satu dari sekian banyak opsi yang ada," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt.

Baca juga: Makin-makin Kehebohan Trump Sebut Dirinya 'Presiden Sementara Venezuela'

Namun, ia mengatakan Iran juga memiliki saluran diplomatik yang terbuka kepada utusan khusus Trump, Steve Witkoff, menambahkan bahwa Iran mengambil "nada yang jauh berbeda" secara pribadi daripada dalam pernyataan publiknya.

Sebelumnya, Trump sendiri memperingatkan Iran untuk tidak menembak para demonstran di tengah aksi protes besar-besaran anti pemerintah. Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan militer AS dan Israel akan menjadi "sasaran yang sah" jika Amerika menyerang Republik Islam, seperti yang diancam Trump.

Baca juga: Pantau Situasi di Iran, Kemlu Pastikan WNI Aman dan Belum Perlu Dievakuasi




(zap/yld)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pemuda Global South Dinilai Memiliki Peran Strategis di Dunia Internasional
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Alasan di Balik BRI (BBRI) Terbitkan Surat Berharga Komersial Rp500 Miliar
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Menkes Sebut Tiket Mahal untuk Relawan ke Sumatera Kini Sudah Normal
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Kecewa Eksepsinya Ditolak, Nadiem Singgung Google di Sidang Korupsi Chromebooks
• 22 jam lalurctiplus.com
thumb
Indonesia Masters 2026 Kembali ke Istora GBK, PBSI Bangkitkan Kebanggaan Bulu Tangkis Nasional
• 28 menit lalupantau.com
Berhasil disimpan.