FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — PSM Makassar seperti perlu mencari juru gedor baru di bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 ini.
Pasalnya, salah satu penyerangnya Jacques Medina Themopel gagal menunjukkan ketajamannya.
Bergabung sejak awal musim, Jacques Medina bisa dikatakan gagal total dalam memenuhi ekspektasi dari para penonton.
Pasalnya, pemain ini di dua era pelatih musim ini bersama Bernardo Tavares dsn Tomas Trucha selalu mendapatkan kepercayaan.
Tercatat sampai paruh musim, Jacques Medina mencatatkan 16 pertandingan dengan catatan sekali absen.
Dilansir dari Transfermarkt, ia mencatatkan 94 persen bermain sebagai 11 pemain awal di setiap pertandingannya.
Ditambah dengan catatan per-laganya pemain asal Kongo itu mencatatkan rata-rata berada di lapangan selama 84 menit.
Hanya saja dari segi kontribusi gol, ia jauh dari harapan yang angkannya hanya 5 persen.
Dengan statistik di 16 pertandingan itu tidak ada satu gol yang diciptakan dan hanya mampu membuat satu asisst.
Untuk manajemen PSM ini tentu jadi sesuatu yang perlu dievaluasi dan bisa nama Jacques Medina bakal dicarikan pengganti untuk putaran kedua.
Opsi Pengganti yang Tersedia
Di bursa transfer kali ini, hadirnya beberapa opsi yang menjanjikan khususnya di lini depan.
Ada dua mantan penyerang yang pernah berlaga di Liga 1 Indonesia yang saat ini berstatus free transfer.
Dua penyerang ini pernah jadi bomber top sepakbola Indonesia dengan gol-golnya. Mereka adalah Matheus Pato dan Carlos Fortes.
Matheus Pato merupakan eks pemain Borneo FC. Ia memperkuat Borneo FC musim 2022 / 2023. Dan keluar menjadi top skorer Liga 1 dengan 25 gol.
Kemudian untuk Carlos Fortes merupakan mantan bomber PSIS Semarang dan Arema FC.
Carlos Fortes mencetak 10 gol saat berseragam PSIS Semarang, dan 20 gol saat berseragam Arema FC.
Kedua penyerang ini diketahui sedang berstatus tanpa klub atau bebas transfer.
Pato diketahui sudah umumkan secara berpisah dengan Port FC, sementara Fortes juga sudah mengumumkan perpisahan dengan SZ Dongwu
Melihat status dua pemain ini yang tanpa klub membuat kedua berpeluang kembali ke Indonesia.
Rekam jejaknya bisa saja jadi alasan klub-klub Indonesia tak perlu lagi meragukan kualitasnya.
Dengan status free transfer membuat klub yang menginginkan jasa kedua pemain ini tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk mendapatkannya.
PSM Makassar yang kemungkinan bakal mencari penyerang asing baru bisa jadi opsi untuk kedua pemain ini.
(Erfyansyah/fajar)





