Pemerintah Bakal Salurkan KUR Pertanian Rp300 Triliun di 2026

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah akan kembali menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian sebesar Rp300 triliun di 2026.

Pemerintah Bakal Salurkan KUR Pertanian Rp300 Triliun di 2026 (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut, Pemerintah akan kembali menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian sebesar Rp300 triliun di 2026.

"Pemerintah terus mendorong dalam bentuk pembiayaan, yaitu KUR untuk Pertanian. Tahun kemarin kita salurkan Rp102 triliun dan tahun ini kita punya platform Rp300. Sebetulnya untuk pertanian pun platformnya bisa kita naikkan," katanya di Menara Kadin, Jakarta pada Selasa (13/1/2026).

Baca Juga:
PSSI Perkenalkan Pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Publik

Airlangga menegaskan pentingnya kemandirian pangan nasional di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global. Menurutnya, ketahanan dan keamanan pangan menjadi faktor krusial bagi sebuah negara untuk menjaga eksistensinya.

Menurutnya, Indonesia harus memiliki daya tahan dalam berbagai situasi krisis. Ia menyebut pengalaman saat pandemi Covid-19 pada 2022 menjadi pelajaran berharga bagi Indonesia, di mana kala itu, sejumlah negara menerapkan embargo ekspor pangan demi melindungi kebutuhan domestik masing-masing.

"Indonesia di tengah volatilitas global harus belajar pada saat krisis, saat covid-19 di tahun 2022. Kita melihat bagaimana negara melakukan embargo ekspor pangan, sehingga itu pelajaran berharga bahwa kita harus mandiri secara pangan agar dalam situasi krisis ataupun situasi apapun kita bisa bertahan dan kita punya resiliensi terhadap pangan kita," katanya.

Ia menekankan, dengan jumlah penduduk mencapai sekitar 282 juta jiwa, pangan dan konsumsi masyarakat menjadi aspek yanh sangat penting dalam menopang stabilitas nasional. Airlangga mengibaratkan ketahanan pangan layaknya pasokan makanan bagi industri.

"Jadi kalau pangan aman, pabrik aman. Kalau pangan tidak aman, pabrik tidak aman. Nah itu secara nasional juga kita harus jaga. Yang paling penting segonya, nasinya mesti aman. Jadi kalau nasi aman, lauk-lauk yang lain juga aman. Jadi ini yang perlu kita jaga," ujarnya.

 (kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
5 Kali Bobol Gawang Kiper Timnas Indonesia, Juventus Naik Peringkat 3 Klasemen Serie A Liga Italia
• 18 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Prabowo Ingin Tiap Provinsi Harus Ada Satu SMA Taruna Nusantara
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Hans Zimmer Kritik Golden Globes karena Tak Tayangkan Kategori Penghargaan untuk Musik Orisinal
• 26 menit laluinsertlive.com
thumb
7 Perbedaan Orang Hemat dan Pelit
• 12 jam lalubeautynesia.id
thumb
Utang Pemerintah Diprediksi Tembus Rp9.645 Triliun, Ada Potensi Gagal Bayar di 2026?
• 15 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.