Atin Rizky: Pemain Indonesia Lebih Jago daripada Pemain di Liga Maladewa

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Tuntas sudah babak pertama perjalanan karier abroad Atin Rizky. Setelah bergabung dengan New Radiant SC di Liga Maladewa Wanita pada akhir November 2025 kemarin, Atin resmi berpisah dari klubnya di akhir Desember 2025 setelah kontraknya berakhir di ujung kompetisi.

Atin pulang dengan “oleh-oleh” pengalaman berharga dari Maladewa. Mulai dari belajar kultur yang jauh berbeda hingga menyerap banyak pengalaman di atas lapangan.

Tapi, salah satu yang menarik adalah Atin menilai kualitas pemain Indonesia yang notabene tak memiliki kompetisi itu masih lebih bagus ketimbang pemain di Liga Maladewa Wanita. Kata kiper Timnas Wanita Indonesia itu, pemain Indonesia unggul di banyak aspek mulai dari teknik dasar hingga penguasaan bola dalam permainan.

”Dari segi kualitas menurut saya dari pemainnya ya lebih oke Indonesia gitu. Karena beberapa juga tim di sana, ada enam tim, dan itu beberapa emang ada yang pemain luar kayak dari Uzbekistan, dari Nepal, dari Indonesia juga. Mungkin ya dari segi kualitas ya Indonesia masih lebih unggul gitu," kata Atin Rizky kepada kumparanBOLANITA di Lapangan Sangego, Tangerang, Minggu (11/1)

“Karena aku pertama kali lihat kan dari segi latihannya itu kayak ya dari passing, control-nya, terus dari kayak ball possession-nya kayaknya bisa deh Indonesia untuk ngadain liga dan dari segi anak-anaknya menurut aku ya lebih oke kualitas individualnya Indonesia gitu," tutur pemain kelahiran 4 September 1999 itu.

Pengalaman Luar Biasa di Maladewa

Bagi Atin, itu merupakan kali pertama dirinya berkarier di luar negeri. Sebelumnya Atin dominan berkarier di Indonesia di beberapa klub seperti Roket FC, Raga Negeri Women, hingga Pelatda PON DKI Jakarta.

Sebelum memutuskan bergabung dengan New Radiant SC, Atin mengaku sempat mendapat tawaran dari beberapa tim dari negara lain seperti Malaysia hingga Filipina. Tapi, Atin mantap memilih Maladewa karena dirinya belum pernah ke negara tersebut dan ingin menjajal kompetisi sepak bola wanita Maladewa.

Setelah menuntaskan kompetisi, Atin tak menyesali pilihannya datang ke Maladewa. Dia bilang dapat banyak pengalaman luar biasa selama di Maladewa

“Sangat-sangat seru karena pertama kali abroad, abroad-nya juga kan yang lumayan jauhlah perjalanan dari Indonesia. Dari segi makanan, dari segi suasana, dari segi orang-orang itu kan sangat berbeda banget sama Indonesia. Ya pasti senang banget ya karena bermain pertama kali abroad ke luar negeri ketemu orang-orang yang jaranglah gitu yang aku temuin di sini. Jadi ya experience yang sangat luar biasa sih buat aku gitu," tandas Atin.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Baru Bangun dari Gocap, Pengendali DADA Sudah Jualan
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pemkot Jakbar Kerahkan 300 Personel Gabungan untuk Penanganan Pascabanjir
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
Masih Ada Sawah di Tengah Padatnya Jakarta, per Hektar Bisa Panen 5 Ton
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Terbaru! Banjir di Tol Sedyatmo Akses ke Bandara Soetta Surut, Lalu Lintas Ramai Lancar
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
KUR Bank Mandiri Tembus Rp40.99 Triliun, Dorong UMKM Produktif di 2025
• 9 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.