Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, mengunjungi Batalyon Teritorial (Yon TP) 827, Kutai Barat, Kalimantan Timur, Selasa (12/1). Dalam kunjungannya, ia menekankan kapabilitas prajurit akan jadi indikator utama pengembangan karir mereka.
"Jadi pembinaan personel ke depan berdasar meritokrasi, tak lagi konvensional pakai normatif. Tapi berdasar siapa punya peluang untuk tampil, berdasar kapabilitas dan juga bedasarkam kapasitasnya, maka dia akan didorong," ucap Sjafrie saat mengunjungi area Marshalling Yon TP 827, Selasa (12/1).
Maka itu peran komandan batalyon sangat penting. Mereka harus memberi penilaian di lapangan terkait perkembangan prajuritnya.
"Jadi, kita lihat anggota itu tidak di atas kertas, tapi yang di lapangan," tegas Menhan.
Sjafrie yakin, pola ini akan jadi penilaian umum di lingkungan TNI, seperti Mabes TNI dan Angkatan Darat.
"Saya kira nanti Mabesad dan Mabes TNI akan jadikan itu pola kebijakan umum, tapi di dalam menentukan kebijakan nasional ini sudah jadi kebijakan presiden. Bahwa pembinaan personal itu tak lagi normatif, tapi secara eksploratif," pungkasnya.




