JAKARTA, KOMPAS.com - Gerakan Nurani Bangsa (GNB) menyampaikan delapan pesan kebangsaan di awal tahun 2026 sebagai refleksi sekaligus seruan etis bagi seluruh elemen bangsa.
Pesan tersebut menekankan pentingnya menjaga demokrasi, supremasi sipil, penegakan hukum, serta keberpihakan kebijakan negara pada kesejahteraan rakyat dan keberlanjutan masa depan Indonesia.
Anggota GNB yang juga putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid, Alissa Wahid, mengatakan GNB merupakan gerakan etis dan non-partisan yang bertujuan memperkuat upaya bersama dalam mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia.
Baca juga: GNB: Pemerintah dan DPR, Dengarlah Suara Rakyat yang Ingin Pilkada Langsung
“Gerakan Nurani Bangsa sebagai gerakan etis dan non-partisan untuk memperkuat upaya mewujudkan cita-cita bersama bangsa Indonesia meyakini perlunya upaya bersama dari berbagai elemen bangsa agar cita-cita bersama terwujud," kata Alissa dalam konferensi pers di Gereja Katedral, Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Dalam pesan pertamanya, GNB menegaskan bahwa demokrasi sebagai manifestasi kedaulatan rakyat harus terus dijaga pelaksanaannya.
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=Alissa Wahid, pilkada langsung, Gerakan Nurani Bangsa, demokrasi, Pilkada DPRD, pilkada via dprd, tolak pilkada dprd, gerakan nurani bangsa reformasi polri&post-url=aHR0cHM6Ly9uYXNpb25hbC5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8xMy8xNzM5Mjk4MS84LXBlc2FuLWdlcmFrYW4tbnVyYW5pLWJhbmdzYS1kdWt1bmctcGlsa2FkYS1sYW5nc3VuZy1oaW5nZ2Etc3VwZXJtYXNpLXNpcGls&q=8 Pesan Gerakan Nurani Bangsa: Dukung Pilkada Langsung hingga Supermasi Sipil§ion=Nasional' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `Penguatan demokrasi, menurut GNB, perlu dilakukan melalui penegakan hukum dan penghormatan hak asasi manusia demi terwujudnya kesejahteraan dan keadilan bagi rakyat.
GNB juga menekankan bahwa rakyat harus diberikan ruang sebesar-besarnya untuk memilih secara langsung para pemimpin daerahnya sesuai amanat konstitusi.
Baca juga: GNB Tolak TNI Tangani Terorisme, Militer Harus Tetap di Fungsi Pertahanan
"Rakyat harus diberikan ruang sebesar-besarnya untuk memilih secara langsung para pemimpin daerahnya sesuai amanat konstitusi," kata Alissa.
Pesan kedua menyoroti pentingnya menjaga prinsip supremasi sipil sebagai pilar demokrasi dan amanat reformasi.
Seluruh elemen bangsa, mulai dari penyelenggara negara, pemerintah, aparat penegak hukum, partai politik, hingga masyarakat dan pelaku usaha, diminta menjalankan perannya masing-masing secara proporsional.
Baca juga: Suara GNB: Amankan Polisi dari Intervensi Politik dan Bisnis
“Polisi fokus kepada tugasnya, memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum dan perlindungan serta pengayoman masyarakat. TNI menegakkan kedaulatan negara dan menjaga pertahanan negara," ujar Alissa mencontohkan.
Dalam pesan ketiga, GNB mengingatkan agar seluruh agenda berbangsa dan bernegara disandarkan pada kemaslahatan rakyat dan keberlanjutan masa depan negara.
Kebijakan publik dinilai tidak boleh terjebak pada kepentingan segelintir orang atau kepentingan jangka pendek.
Pesan keempat dan kelima ditujukan langsung kepada Presiden dan jajaran pembantunya.
Baca juga: Wacana Pilkada Lewat DPRD: Ditolak Rakyat, Dipaksakan Elite Politik
GNB meminta agar program dan kebijakan pemerintah difokuskan pada peningkatan pemenuhan hak-hak dasar warga negara, seperti pendidikan, layanan kesehatan, dan penyediaan lapangan kerja, guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.





