Bisnis.com, BANDUNG - Persib Bandung berpeluang kembali merebut gelar juara untuk ketiga kalinya dalam kompetisi tertinggi sepakbola di Indonesia. Statistik Persib dalam melakoni setiap musim menjadi modal kuat untuk menambah bintang menjadi lima di lambang Persib Bandung.
Pascamengalahkan Persija Jakarta dalam pertandingan bertajuk "el classico" Indonesia beberapa waktu lalu, Persib mengukuhkan diri sebagai juara paruh musim Super League 2025/2026 dengan poin 38.
Catatan ini menjadi statistik yang sama dengan raihan Liga 1 2024/2025 yang menjadi momen Si Maung Bandung meraih Back to Back Champions.
Di pertengahan musim lalu, Persib juga bertengger di peringakat 1 dengan poin 39. Raihan ini menjadi ujian konsistensi tim asuhan Bojan Hodak ini dan berpeluang menjadi sejarah baru bagi pelatih pelontos ini untuk membawa persib mendapat titel juara untuk ketiga kalinya secara beruntun dan ke lima kalinya sepanjang kompetisi resmi liga di Indonesia.
Hodak mengakui, peran Bobotoh sangat besar dalam keberhasilan timnya meraih kemenangan krusial yang mengantarkan timnya menjadi juara paruh musim. Menurutnya, magis Bobotoh menjadi energi ekstra bagi perjuangan Beckham Putra Nugraha dan kawan-kawan di laga kemarin.
"Atmosfer di pertandingan melawan Persija saya rasakan sangat fantastis. Tidak ada flare selama 90 menit, mereka pun tak henti-hentinya bernyanyi. Itu sungguh membuat energi tim menjadi bertambah, kami menjadi lebih kuat," ungkap pelatih yang sudah mempersembahkan dua trofi juara liga untuk Persib ini.
Baca Juga
- Update Klasemen Sementara Liga1 2025/2026, Persib di Puncak Klasemen Usai Kalahkan Persija
- Kalahkan Persija, Persib Kunci Titel Juara Paruh Musim Super League 2025/2026
- Hasil Persib vs Persija 1-0, Gol Tunggal Beckham Bawa Kemenangan Maung Bandung
Hodak berharap, dukungan serta atmosfer fantastis tersebut tidak terjadi saat pertandingan besar saja. Ia menginginkan atmosfer yang sama, bahkan lebih tersaji pada setiap laga kandang berikutnya demi membantu Persib kembali meraih gelar juara.
"Atmosfer seperti yang dilakukan Bobotoh di pertandingan Persija bisa menjadi contoh pula untuk semua. Itu adalah sebuah dukungan yang positif," pungkasnya.
Di putaran kedua, Persib memiliki sembilan partai kandang melawan PSBS Biak (25 Januari 2026), Malut United (6 Februari 2026), Persita Tangerang (22 Februari 2026), Madura United (26 Februari 2026), Persik Kediri (9 Maret 2026), Bali United (12 April 2026), Arema FC (24 April 2026), PSIM Yogyakarta (4 Mei 2026), dan Persijap Jepara (23 Mei 2026). Itu belum termasuk pertandingan kandang melawan Racthaburi di leg kedua AFC Champions League Two 2025/26, 18 Februari 2026.



