Pemerintah AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Iran Lewat Jalur Darat, Perang Semakin Dekat?

republika.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN— Pemerintah AS mendesak warganya untuk segera meninggalkan Iran melalui jalur darat, sementara Presiden Donald Trump kembali mengancam akan menggunakan kekuatan militer terhadap Teheran.

Trump akan mengetahui situasi sebenarnya di sana dalam waktu 20 menit dan akan bertindak berdasarkan informasi tersebut.

Baca Juga
  • Pakar Inggris Sebut Trump akan Menyesal Selamanya Jika Serang Iran
  • Iran: Kami Siap Perang dengan Amerika Serikat, Lebih Siap Dibandingkan Perang Sebelumnya
  • Israel Siaga Penuh Takut Diserang Iran Secara Tiba-tiba, Perang di Depan Mata?

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Selasa (14/1/2026) oleh kedutaan besar AS di Teheran mengatakan AS mendesak warganya segera meninggalkan Iran dan menyarankan mereka mempertimbangkan meninggalkan Iran melalui darat ke Turki atau Armenia.

Pernyataan itu berbunyi, "Warga Amerika harus segera meninggalkan Iran. Kami menyarankan mereka untuk mempertimbangkan meninggalkan Iran melalui darat ke Turki atau Armenia, jika aman," dikutip Aljazeera, Rabu (14/1/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Iran saat ini sedang mengalami demonstrasi anti-pemerintah terbesar dalam beberapa tahun terakhir, sementara pemerintahan Presiden Trump sedang mempertimbangkan cara menangani situasi tersebut.

Trump mengatakan pada Selasa malam (setelah tengah malam waktu Mekkah) bahwa dia akan kembali ke Gedung Putih dan mempertimbangkan situasi di Iran secara keseluruhan, karena situasinya sangat buruk.

Dia menambahkan, "Iran ada dalam pikiran saya ketika saya melihat kematian yang terjadi di sana."

Pilihan Trump

Trump menyatakan, "Sepertinya ada banyak pembunuhan di Iran, tapi kita tidak tahu pasti. Saya bakal mengetahui dalam 20 menit dan kita bakal bertindak sesuai dengan itu."

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Badai PHK Hantam 88 Ribu Pekerja Sepanjang 2025: Jawa Barat dan Jawa Tengah Paling Babak Belur
• 51 menit lalusuara.com
thumb
Empat kabupaten di NTB dilanda banjir dan angin kencang
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Roby Tremonti Ngaku Pernah Menikah dengan Aurelie Moeremans, Bantah Memerkosa
• 3 jam lalugenpi.co
thumb
Prospek Emas 2026 Menguat di Tengah Gejolak Politik Global dan Ketidakpastian Ekonomi Dunia
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Prabowo Puji Kemampuan Bahasa Asing Siswa Sekolah Rakyat
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.