Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Pasar Tradisional Potekelek di Papua Pegunungan, Rabu (14/1).
Setibanya di lokasi, Gibran yang datang pada pukul 08.30 WIT disambut warga yang sudah antusias menunggunya. Salah seorang pedagang pun menghampirinya sambil memberikan topi noken.
Pada kesempatan itu, pedagang tersebut meminta tambahan modal usaha kepada Gibran.
“Kita yang ada di sini ini, kita minta anak [Wapres], minta modal untuk kita jualan di pasar ini ya. Itu yang kita jemput anak hari ini, salam. Jadi kita minta modal untuk kita jualan di pasar ini,” pinta pedagang tersebut.
Selanjutnya, Gibran berkeliling menyapa para pedagang yang berjualan di dalam pasar. Ia sempat berbincang dengan salah seorang warga yang menjual baju dan tas noken.
“Yang ini bikinnya berapa hari?” tanya Gibran.
“Yang baju ini bikinnya setahun,” jawab pedagang tersebut.
“Hah, setahun?” tanya Gibran dengan nada terkejut.
“Iya, Pak, karena ini tidak pakai mesin, tapi pakai tangan. Kalau yang ini [tas noken] dua bulan,” lanjut pedagang tersebut.
Kemudian, Gibran membeli tas noken yang dijual pedagang tersebut.
Selanjutnya, Gibran kembali berkeliling. Saat mengunjungi salah seorang pedagang yang berjualan telepon genggam, penjual itu juga meminta modal usaha kepada Gibran.
“Modal usaha, ya,” pinta pedagang.
“Baik, Pak. Sudah berapa lama [berjualan]?” tanya Gibran.
“2005,” jawab pedagang itu.
“Sejak awal pasar dibuka?” tanya Gibran.
“Iya, sampai hari ini,” lanjut pedagang tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, Gibran memborong sejumlah dagangan, mulai dari buah-buahan, ikan, sayur-mayur, hingga kerajinan tangan.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4589176/original/000746500_1695719795-PLTS_Cirata_akan_uji_coba-ARBAS_11.jpg)