Kelakuan empat pelajar SMP kelas 9 di Kabupaten Ketapang, Pontianak, Kalimantan Barat, bikin geleng-geleng kepala. Pasalnya, pelajar tersebut sedang pesta menggunakan diduga sabu di ruang kelas.
Warga yang sudah menaruh curiga akan gerak-gerik mereka akhirnya menggerebek ruang kelas. Keempat anak itu lalu dibawa ke Polsek.
Namun, setelah urinenya diperiksa, 4 pelajar itu negatif narkoba. Polisi menyebut bahwa barang yang pelajar itu gunakan merupakan narkoba palsu.
Di lokasi memang tidak ditemukan barang bukti sabu. Namun, polisi mengamankan sejumlah alat yang diduga digunakan: bong, plastik klip, korek api dan sedotan.
"Tidak ditemukan barang bukti narkotika saat para pelajar diamankan. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, zat yang sempat mereka beli ternyata bukan narkoba asli, sehingga hasil pemeriksaan urine menunjukkan hasil negatif," kata Kasat Narkoba Polres Ketapang, Iptu Dewa Made Surita, dikutip Rabu (14/1).
Dewa mengatakan, meski hasil pemeriksaan negatif, keempat pelajar itu tetap diminta menjalani wajib lapor secara berkala bersama orang tuanya.
“Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan pembinaan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi,” pungkasnya.



