Jakarta (ANTARA) - Tim Indonesia Onic akan menghadapi tim Singapura Evil untuk menjaga asa lolos ke babak knockout kejuaraan dunia Mobile Legends: Bang-Bang M7 World Championship.
Dikutip dari akun resmi MLBB, Rabu, Onic akan bertemu dengan Evil dalam pertandingan berformat best of three atau mencari tiga kemenangan lebih dahulu pada babak Swiss Stage 4 yang akan berlangsung pada 15-16 Januari 2026.
Onic yang diperkuat oleh Lutpiii, Kairi, Sanz, Kiboy, dan Skylar harus menelan kekalahan pahit dari wakil Eropa Timur, Team Spirit, pada babak Swiss Stage 3, Selasa (13/1).
Baca juga: Onic kalah dari Team Spirit sisakan satu harapan menuju Knockout M7
Baca juga: Alter Ego genggam tiket Knockout Stage M7 World Championship
Kekalahan itu merupakan yang kedua setelah tim berjuluk Landak Kuning tersebut dipaksa menyerah oleh tim Myanmar Yangon Galacticos (YG) pada babak Swiss Stage 2, Minggu (11/1).
Dalam temu media usai kekalahan dari Team Spirit, Sanz mengakui bahwa performa tim belum berjalan sebagaimana mestinya. Dia melihat tim bermain kurang rapi dibanding saat menjalani latihan atau scrim.
Sanz mengatakan bahwa secara persiapan tim telah berada dalam kondisi yang cukup baik. Namun, saat pertandingan resmi berlangsung, Onic justru tidak mampu menampilkan permainan seperti biasanya.
"Persiapan kami sudah lumayan bagus. Namun di turnamen kami tidak bermain seperti biasa. Cara kami bermain di turnamen berbeda dengan di scrim (latih tanding-red). Kami belum tahu kenapa tiba-tiba cara bermain kami kacau di turnamen," ujar Sanz.
Menanggapi berbagai kritik menyusul hasil kurang maksimal tersebut, Skylar menyebut tim memilih menjadikan hal itu sebagai motivasi untuk bangkit di laga berikutnya, dan meminta pendukung tim, Sonic, untuk tak patah semangat.
"Kami menerima kekalahan. Tidak apa-apa kalau dihujat. Pesan buat Soni, tetap dukung kami karena kami belum berakhir, masih ada match," ujar Skylar.
Selain Onic, Indonesia memiliki Alter Ego yang telah lebih dulu mengamankan tempat di Knockout Stage dengan tiga kemenangan beruntun.
Perjalanan Alter Ego dalam mencapai babak Knockout Stage terbilang mulus. Nino dkk menumbangkan tim Filipina Aurora Gaming pada laga pembuka Sabtu pekan lalu.
Dua hari kemudian mereka mengalahkan Black Sentence Esports dari Chile pada babak Swiss Stage 2. Alter Ego menggenggam tiket Knockout Stage setelah mengalahkan tim Myanmar Yangon Galacticos (YG) 2-0 pada babak Swiss Stage 3, Senin (12/1).
Baca juga: Kejuaraan dunia Mobile Legends M7 resmi dibuka di Jakarta
Baca juga: Sanz punya motivasi kuat antar ONIC berburu gelar juara dunia M7
Dikutip dari akun resmi MLBB, Rabu, Onic akan bertemu dengan Evil dalam pertandingan berformat best of three atau mencari tiga kemenangan lebih dahulu pada babak Swiss Stage 4 yang akan berlangsung pada 15-16 Januari 2026.
Onic yang diperkuat oleh Lutpiii, Kairi, Sanz, Kiboy, dan Skylar harus menelan kekalahan pahit dari wakil Eropa Timur, Team Spirit, pada babak Swiss Stage 3, Selasa (13/1).
Baca juga: Onic kalah dari Team Spirit sisakan satu harapan menuju Knockout M7
Baca juga: Alter Ego genggam tiket Knockout Stage M7 World Championship
Kekalahan itu merupakan yang kedua setelah tim berjuluk Landak Kuning tersebut dipaksa menyerah oleh tim Myanmar Yangon Galacticos (YG) pada babak Swiss Stage 2, Minggu (11/1).
Dalam temu media usai kekalahan dari Team Spirit, Sanz mengakui bahwa performa tim belum berjalan sebagaimana mestinya. Dia melihat tim bermain kurang rapi dibanding saat menjalani latihan atau scrim.
Sanz mengatakan bahwa secara persiapan tim telah berada dalam kondisi yang cukup baik. Namun, saat pertandingan resmi berlangsung, Onic justru tidak mampu menampilkan permainan seperti biasanya.
"Persiapan kami sudah lumayan bagus. Namun di turnamen kami tidak bermain seperti biasa. Cara kami bermain di turnamen berbeda dengan di scrim (latih tanding-red). Kami belum tahu kenapa tiba-tiba cara bermain kami kacau di turnamen," ujar Sanz.
Menanggapi berbagai kritik menyusul hasil kurang maksimal tersebut, Skylar menyebut tim memilih menjadikan hal itu sebagai motivasi untuk bangkit di laga berikutnya, dan meminta pendukung tim, Sonic, untuk tak patah semangat.
"Kami menerima kekalahan. Tidak apa-apa kalau dihujat. Pesan buat Soni, tetap dukung kami karena kami belum berakhir, masih ada match," ujar Skylar.
Selain Onic, Indonesia memiliki Alter Ego yang telah lebih dulu mengamankan tempat di Knockout Stage dengan tiga kemenangan beruntun.
Perjalanan Alter Ego dalam mencapai babak Knockout Stage terbilang mulus. Nino dkk menumbangkan tim Filipina Aurora Gaming pada laga pembuka Sabtu pekan lalu.
Dua hari kemudian mereka mengalahkan Black Sentence Esports dari Chile pada babak Swiss Stage 2. Alter Ego menggenggam tiket Knockout Stage setelah mengalahkan tim Myanmar Yangon Galacticos (YG) 2-0 pada babak Swiss Stage 3, Senin (12/1).
Baca juga: Kejuaraan dunia Mobile Legends M7 resmi dibuka di Jakarta
Baca juga: Sanz punya motivasi kuat antar ONIC berburu gelar juara dunia M7



