Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunda kunjungannya ke Yahukimo, Papua Pegunungan dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Papua.
Komandan Satgas Pengamanan VVIP sekaligus Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim menuturkan kunjungan Gibran ke daerah tersebut ditunda karena alasan keamanan.
"Namun, saya selaku Komandan Satuan Tugas Pengamanan VVIP, karena melihat pertimbangan keamanan di Yahukimo sampai dengan pagi ini, saya menyarankan kepada Bapak Wapres untuk tidak melakukan kunjungan ke Yahukimo," kata Amrin kepada wartawan di Biak Numfor, Papua, Rabu (14/1).
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak juga hadir dalam acara ini. Ada pula Kapolda Papua Irjen Petrus Patrige Rudolf Renwarin.
Amrin menyarankan agar kunjungan Gibran dijadwalkan ulang mengingat kondisi keamanan di sana. Ia menjelaskan bahwa Gibran sangat ingin menyapa warga di sana.
"Dan tentunya, kami menyarankan untuk melakukan penjadwalan kembali, karena masyarakat Yahukimo tentunya sangat ingin bertemu dengan Bapak Wakil Presiden," ujarnya.
Lebih lanjut, Amrin menegaskan bahwa kondisi di Yahukimo saat ini ada sebuah gerakan tak bertanggung jawab yang dinilai berbahaya untuk keamanan Gibran.
"Oh iya, dari pertimbangan intelijen, dari pertimbangan intelijen kami melihat ada gerakan-gerakan dari kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab di sana, yang menurut pertimbangan kami untuk keamanan VVIP, tentunya sangat tidak memungkinkan," tandasnya.




