JAKARTA, KOMPAS.com – Aksi seorang perempuan yang menolak membayar makanan usai makan di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, terekam kamera warga dan viral di media sosial.
Peristiwa itu membuat resah warga sekitar karena perempuan tersebut diduga berupaya kabur tanpa melunasi tagihan.
Berdasarkan keterangan video yang diunggah akun Instagram @jakartabarat24jam, peristiwa itu terjadi di Jalan KS Tubun, Palmerah, Jakarta Barat, tepatnya di depan Rumah Sakit Bhakti Mulya, pada Sabtu (10/1/2026).
Dalam rekaman tersebut, perempuan itu terlihat menolak membayar makanan yang telah ia santap.
Baca juga: Viral Video Perempuan Mengadang Motor di Jalur Sepeda Jalan Sudirman, Bagaimana Faktanya?
Usai cekcok dengan warga, perempuan tersebut berusaha meninggalkan lokasi dengan menaiki angkutan Jaklingko.
Sejumlah warga kemudian mencoba menahan agar kendaraan tersebut tidak melaju sebelum perempuan itu membayar makanan yang telah dikonsumsinya.
Warga terdengar meminta sopir Jaklingko untuk tidak melanjutkan perjalanan dan turut menegur perempuan tersebut.
"Sudah bang jangan mau biarin aja," ujar seorang perempuan lain di dalam video tersebut kepada sopir Jaklingko.
Perempuan yang menjadi sorotan itu akhirnya turun dari kendaraan dan berjalan meninggalkan lokasi sambil memegangi tasnya. Beberapa warga terdengar menyorakinya saat ia pergi menjauh dari tempat kejadian.
Dalam keterangan video yang sama, disebutkan bahwa perempuan tersebut sebelumnya juga sempat viral karena diduga melakukan aksi serupa, yakni menolak membayar makanan di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.
Baca juga: Viral Pagar Masjid di Tambun Bekasi Dicuri 2 Pemuda pada Siang Hari
Menanggapi video viral tersebut, Kapolsek Palmerah Komisaris Gomos Simamora mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi dari korban atau warga terkait peristiwa tersebut.
“Sampai saat ini belum ada yang laporan ke Polsek,” kata Gomos saat dihubungi Kompas.com, Kamis (14/1/2026).
Meski demikian, ia memastikan kepolisian akan menindaklanjuti informasi yang beredar dan melakukan pengecekan terkait aksi perempuan tersebut yang dinilai meresahkan warga.
“Nanti kami cek,” ujarnya.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang