Kata Pakar Soal Ekonomi Vietnam 2026: Dari Ekspor hingga Investasi

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Memasuki 2026, ekonomi Vietnam diperkirakan akan mengalami transformasi yang signifikan seiring mulai terwujudnya reformasi kelembagaan, investasi infrastruktur, dan orientasi pembangunan berkelanjutan.

Para ahli dan pelaku bisnis menunjukkan lanskap ekonomi pada 2026 akan menghadirkan peluang baru sekaligus menuntut visi, kemampuan, dan adaptabilitas yang lebih ketat. Melansir Vietnam.vn, berikut perspektif para ahli terkait lanskap ekonomi Vietnam 2026:
  1. Pham Hong Diep Ketua Dewan Direksi SHINEC Joint Stock Company Pham Hong Diep meyakini lanskap ekonomi Vietnam pada 2026 akan berfokus pada persiapan berbagai pondasi penting, mulai dari transformasi digital, pembangunan ekonomi hijau dan investasi yang kuat di bidang infrastruktur.

Diep mengatakan, reformasi kelembagaan yang lebih terbuka, serta modernisasi infrastruktur strategis seperti kawasan industri akan menjadi mesin pertumbuhan yang dapat meningkatkan perekonomian nasional secara signifikan.
  Baca juga: Ekonomi Vietnam Tumbuh Pesat ke 8%, Apa Rahasianya?

(Ilustrasi investasi. Foto: Medcom.id)
  2. Nguyen si Dung Menurut mantan Wakil Kepala Kantor Majelis Nasional Nguyen Si Dung, tahun 2026 akan menandai masa transisi penting menuju pembangunan yang lebih inklusif. Dung menilai, perekonomian nasional akan mengalami terobosan signifikan seiring dengan investasi pada serangkaian proyek infrastruktur berskala besar yang mulai membuahkan hasil.

Berbagai proyek yang di prediksi akan mendongkrak perekonomian nasional, di antaranya Bandara Long Thanh, sistem jalan raya dan pelabuhan yang diharapkan dapat membentuk jaringan logistik yang lebih modern, cerdas, dan efisien. Mengenai pendorong pertumbuhan utama pada 2026, Dung meyakini bahwa ekspor akan terus memainkan peran penting bagi perekonomian Vietnam. 

Dung menyebut, Investasi publik diakui sebagai faktor pendorong utama kedua yang berperan dalam membangun pondasi infrastruktur jangka panjang. Hal ini dapat memberikan dampak pengganda (spillover effect) pada periode jangka pendek dan menengah.
  3. Nguyen Huu Phuoc  Menurut sudut pandang pelaku usaha, pendiri, sekaligus CEO Selex Motors Nguyen Huu Phuoc menggambarkan tahun 2025 sebagai fase krusial yang penuh tantangan, transisi ke era baru, dan masa persiapan.

Memasuki 2026, ia memproyeksikan munculnya berbagai peluang dan terobosan yang didorong oleh kebijakan pemerintah. Meski demikian, masuknya pemain asing ke pasar kendaraan listrik akibat tren transisi hijau memicu persaingan yang kian ketat.

Nguyen menekankan, kunci kesuksesan terletak pada kecepatan adaptasi, kesiapan sumber daya, dan penguatan modal. Sebagai pionir motor listrik dengan sistem tukar baterai mandiri, Selex Motors optimis akan tumbuh pesat dan berkomitmen berkolaborasi dengan mitra lokal demi menciptakan ekosistem industri yang sehat di Vietnam. (Surya Mahmuda)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Emas Antam Naik ke Level Tertinggi Lagi Rp 2,66 Juta/Gram, Galeri24 Rp 2,67 Juta
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Selebrasi Ala Cole Palmer, Beckham Putra Kembali Terancam Sanksi?
• 19 jam lalufajar.co.id
thumb
IHSG diprediksi menguat di tengah pasar cermati arah kebijakan The Fed
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 14 Januari Naik, Dibanderol Rp2,210 juta per Gram, buyback Rp2,42 juta
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Terungkap Niat Bunuh Diri Delon Usai Habisi Nyawa Terapis Spa
• 16 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.