JAKARTA, DISWAY.ID -- Pembongkaran tiang monorel yang mangkrak di Jalan HR. Rasuna Said, Jakarta Selatan resmi dimulai hari ini, Rabu, 14 Januari 2026.
Pembongkaran tiang monorel yang pengerjaannya mangkrak selama 22 tahun, disaksikan langsung Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan mantan Gubernur Sutiyoso alias Bang Yos.
Turut juga menyaksikan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Patris Yusrian Jaya, dan perwakilan KPK.
BACA JUGA:Jadwal Layanan SIM Keliling di Jakarta dan Sekitarnya Hari Ini 14 Januari 2026, Cek Lokasi Perpanjangannya
BACA JUGA:Penumpang Disabilitas Jatuh ke Got di Halte Transjakarta, Pramono: Saya Akan Tegur Jajaran Direksi!
Dalam kesempatan tersebut Pramono menyampaikan, terdapat 109 tiang monorel yang akan dibongkar.
"Untuk biaya pembongkarannya sendiri sebenarnya Rp254 juta," kata Pramono di lokasi.
Selain pembongkaran tiang pancang, Pramono juga akan melakukan penataan kawasan Rasuna Said untuk menanggulangi kemacetan.
Nantinya jalur cepat dan jalur lambat di Jalan HR Rasuna Said sisi timur akan dilebur menjadi satu menyerupai sisi barat.
"Untuk penataan secara keseluruhan, nanti ada jalan, ada selokan, ada taman, kemudian ada pedestarian, diperkirakan (anggarannya) Rp102 miliar," ungkapnya.
BACA JUGA:Jakarta Diprediksi Hujan Ekstrem Sepekan ke Depan, Pramono Gelar Modifikasi Cuaca 5 Hari
BACA JUGA:Penusukan Pedagang Cilok di Kembangan, Lumuran Darah Masih Berceceran di TKP
Pramono menargetkan, pembongkaran tiang monorel dan penataan kawasan Rasuna Said akan rampung pada September 2026.
"Ini menjadi penanda bahwa Jakarta memang sedang menata diri untuk memperbaiki fasilitas publik yang dimiliki oleh Jakarta," pungkasnya.
Adapun pada kesempatan tersebut, Pramono dan Bang Yos secara simbolis mencopot besi tiang monorel yang telah dipotong oleh petugas Dinas Bina Marga sebagai penanda dimulainya pembongkaran.
- 1
- 2
- »


.jpg)


