Model ini sejalan dengan laporan Google, Temasek, dan Bain (2025) yang menegaskan peran besar konten kreator dan social commerce dalam mendorong ekonomi digital.
Di Indonesia, potensi ini tergolong besar. Data Populix (2024) mencatat 59 persen konsumen Indonesia pernah berbelanja melalui tautan afiliasi. Artinya, menjadi mitra affiliate kini bukan sekadar penghasilan tambahan, tetapi juga sumber pendapatan yang menjanjikan. Lazada affiliate perkuat ekosistem afiliasi digital Sebagai pionir eCommerce di Tanah Air, Lazada mendorong ekonomi digital melalui program Lazada Affiliate. Perusahaan bahkan menggelontorkan investasi tahunan sebesar USD100 juta untuk memberdayakan ekosistem afiliator, mulai dari content creator, ibu rumah tangga, mahasiswa, hingga profesional.
“Lazada berkomitmen dalam mengembangkan ekosistem afiliasi, diantaranya dengan upaya pengembangan struktur komisi yang lebih kompetitif, pemberian insentif berbasis performa, serta peluncuran fitur-fitur pemberdayaan yang dapat mempermudah mitra affiliate dalam memaksimalkan potensi mereka," kata Head of Business Growth & Operations Lazada Indonesia Amelia Tediarjo dalam keterangan tertulis, Rabu, 14 Januari 2026.
Baca juga: LazMall Catat Lonjakan Penjualan 600% di 12.12, Fokus Nilai Jangka Panjang Kisah nyata raup Rp100 juta dalam empat bulan Salah satu kisah sukses datang dari Anita Ratnasari, lulusan manajemen yang berhasil meraih komisi Rp100 juta pertamanya hanya dalam empat bulan sejak bergabung dengan Lazada Affiliate.
Berkat konsistensi dan pendekatan konten yang autentik, Anita juga meraih penghargaan Mitra Lazada Affiliate Terbaik kategori Kecantikan 2024.
“Awalnya saya hanya ingin menyalurkan hobi dan mencari penghasilan tambahan untuk membantu orang tua. Namun Lazada Affiliate menyediakan infrastruktur dan peluang yang sangat mendukung. Kuncinya adalah konsistensi dan membangun kepercayaan dengan audiens,” ungkap Anita.
Bagi yang ingin mengikuti jejak Anita, berikut lima tips yang ia bagikan:
1. Bangun audiens sendiri di berbagai platform
Keberhasilan afiliasi sangat ditentukan oleh audiens yang loyal. Anita membangun komunitas melalui kanal Telegram “Racun Lazada Diskon Promo Murah” yang kini memiliki lebih dari 141 ribu anggota, serta grup WhatsApp.
Promosi rutin di media sosial juga menjadi kunci pertumbuhan komunitasnya.
2. Jadi pemburu promo yang konsisten
Anita menghabiskan waktu seharian untuk berburu promo, terutama saat Flash Sale. Tautan produk dibagikan satu per satu secara masif ke komunitas.
3. Gunakan copywriting yang menciptakan irgensi
Selain membagikan tautan, Anita memanfaatkan copywriting persuasif dengan membandingkan harga promo dan harga normal.
4. Bangun kepercayaan lewat bukti nyata
Kepercayaan menjadi modal utama. Anita kerap menjadi pembeli pertama dan membagikan bukti transaksi ke komunitas.
5. Beri nilai tambah lewat tips belanja
Anita juga membagikan berbagai hack belanja, mulai dari strategi membeli lebih dari satu produk hingga memaksimalkan koin untuk diskon tambahan.
“Dengan tips ini, anggota merasa dapat keuntungan lebih, apalagi di kondisi ekonomi sekarang orang lebih berhati-hati belanja,” ucap Anita.
Lazada juga menggandeng platform video melalui YouTube Affiliate Program, yang memungkinkan penonton berbelanja langsung dari konten kreator favorit sekaligus membuka sumber monetisasi baru.
“Kami bangga melihat bagaimana mitra seperti Anita mampu berkembang bersama Lazada Affiliate. Ini menjadi bukti bahwa ekosistem ekonomi digital yang inklusif dapat menciptakan peluang nyata dan berdampak,” ujar Amelia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)




