Bukan Sekadar Tren, Ini 5 Alasan Padel Ideal untuk Eksekutif Modern

medcom.id
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Di tengah ritme kerja yang semakin padat, banyak eksekutif dan pebisnis kesulitan menjaga konsistensi olahraga. 
 
Padatnya agenda rapat, target bisnis, hingga mobilitas tinggi sering membuat waktu untuk berolahraga menjadi terbatas. 
 
Di kondisi inilah padel hadir sebagai solusi olahraga yang praktis, menyenangkan, dan tetap efektif menjaga kebugaran.

Padel dikenal mudah dimainkan tanpa membutuhkan kemampuan teknis yang rumit. Dengan ukuran lapangan yang lebih kecil, intensitas gerak yang relatif ringan, serta format permainan ganda, olahraga ini memungkinkan para profesional tetap aktif tanpa harus menghabiskan waktu berjam-jam di lapangan.
 
Tak heran, tren padel kini semakin FOMO (Fear of Missing Out) di Indonesia. Mulai dari anak muda, komunitas profesional, hingga pejabat dan pebisnis, banyak yang menjadikan padel sebagai bagian dari gaya hidup sehat di tengah kesibukan.
  Baca juga: Simak! Yuki Kato Bagi Tips Main Padel Buat Pemula Tren padel terus tumbuh secara global Melansir laman BCA Priorias, popularitas padel tidak hanya terasa di Indonesia, tetapi juga secara global. Mengutip Padel Global Playtomic 2025 yang diterbitkan Konsultan Strategi Bisnis PwC, pertumbuhan olahraga ini belum menunjukkan tanda-tanda melambat.
 
Pada 2024, tercatat ada 3.282 klub padel baru secara global, atau tumbuh 26 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Tren ini diproyeksikan masih berlanjut pada 2025 seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga yang fleksibel dan sosial.
 
Sementara itu, Market Growth Reports mencatat nilai pasar olahraga padel mencapai USD250,75 juta pada 2024 dan diperkirakan meningkat menjadi USD497,76 juta pada 2033, dengan tingkat pertumbuhan tahunan sekitar 8,1 persen sejak 2025 hingga 2033. Nilai pasar tersebut mencakup kebutuhan lapangan hingga perlengkapan padel. 5 alasan padel cocok untuk eksekutif modern Mengutip totalpadel.com, berikut sejumlah alasan mengapa padel menjadi olahraga yang ideal bagi para eksekutif di sela aktivitas padat mereka.
 
1. Mudah dimainkan oleh semua usia
Padel merupakan olahraga yang inklusif dan dapat dimainkan oleh berbagai kalangan usia. Mulai dari pemain muda hingga mereka yang berusia di atas 40 tahun tetap bisa menikmati permainan tanpa hambatan berarti. 
 
2. Latihan fisik ringan tapi tetap efektif
Meski tergolong ringan, padel tetap memberikan manfaat latihan kardiovaskular. Permainannya bersifat intermiten, memadukan gerakan cepat dan waktu pemulihan. 
Seluruh tubuh tetap aktif bergerak, melatih kelincahan, refleks, dan koordinasi, tanpa tekanan fisik berlebihan.
 
3. Ramah untuk pemain amatir
Padel sangat bersahabat bagi pemula. Raket yang ringan, bola yang lebih lembut, serta ukuran lapangan yang kompak membuat reli permainan bisa berlangsung lebih lama, bahkan untuk pemain yang baru pertama kali mencoba.
 
4. Permainan dinamis dengan dinding kaca
Salah satu ciri khas padel adalah penggunaan dinding kaca di sekeliling lapangan. Pantulan bola dari dinding membuka peluang strategi baru dan membuat permainan terasa lebih dinamis.
 
Bola yang memantul tidak langsung mati, sehingga reli bisa berlangsung lebih panjang. Hal ini membuat padel terasa cepat, kreatif, dan menantang, sekaligus menyenangkan bagi pemain dari berbagai level.
 
5. Sosial, adiktif, dan cepat berkembang
Sebagai olahraga ganda, padel mendorong interaksi sosial yang kuat. Pemain dituntut untuk berkomunikasi, bekerja sama, dan membangun chemistry dengan pasangan bermain.
 
Dengan kombinasi antara olahraga ringan, manfaat kesehatan, dan nilai sosial yang tinggi, padel semakin mengukuhkan diri sebagai gaya hidup baru bagi eksekutif modern. Di tengah tuntutan kerja yang tinggi, padel menjadi pilihan realistis untuk tetap aktif, sehat, dan terkoneksi.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Aceh Pascabencana: Desa Tertutup Lumpur hingga 4 Meter, Pemerintah Siapkan Rp33 Triliun Pemulihan
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Dinilai Paling Cocok, Bupati Takalar Daeng Manye Tunjuk Baharuddin Plt Kades Kadatong
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Menteri Bahlil Bertekad Tutup Keran Impor Bensin dan Solar Tahun Ini
• 10 jam lalufajar.co.id
thumb
Cuaca Ekstrem Terjang Jatim, Alat Peringatan Dini Banjir di Jombang Rusak
• 23 jam laluberitajatim.com
thumb
Perkuat Suplai Pekerja Migran Terampil, Wamen Christina Tinjau 2 LPK dan Kampus Pariwisata di Yogyakarta
• 9 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.