FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Sukardi Weda tidak mendapat suara di Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Hasanuddin (Unhas). Dia berada di posisi buntut dalam raihan suara, dibawah Prof Jamaluddin Jompa dan Prof Budu.
Pilrek diketahui digelar di Kampus Unhas Jakarta. Berlangsung Rabu 14 Januari 2026 siang.
Prof Jamaluddin Jompa meraih 23 suara. Disusul rof Budu satu suara, dan Prof Sukardi 0 suara.
Gagasan yang Dibawa Sukardi Weda
Sukardi memaparkan kertas kerjanya di hadapan Majelis Wali Amanat (MWA) dalam rangkaian Pilrek Unhas berdasar pada MBNQA. Sebuah standar mutu yang diperkenalkan di Amerika Serikat untuk bisnis, industri, dan pendidikan.
“Sudah banyak perguruan tinggi di dunia menggunaka MBNQA, ada tujuh kerangka pemikiran yang digunakan,” katanya saat pemaparan.
Kerangka kertas kerjanya bertumpu pada tujuh hal, yakni sebagai berikut:
- Leadership. Menilai peran pimpinan puncak dalam mengarahkan organisasi dan menjalankan tanggung jawab publik.
- Strategic Planning. Menilai kejelasan arah strategis dan rencana aksi organisasi.
- Customer and Market Focus. Menilai kemampuan organisasi dalam memahami, memuaskan, dan mempertahankan pelanggan.
- Mensurement, Analysis, and Knowledge Management. Menilai pengelolaan data, informasi, dan pengetahuan untuk mendukung kinerja organisasi.
- Human Resource Focus. Menilai pengembangan potensi pegawai dan keselarasan kinerja individu dengan tujuan organisasi.
- Process Management. Menilai perancangan, pengelolaan, dan perbaikan proses utama dan pendukung.
- Business Results. Menilai capaian organisasi pada aspek pelanggan, keuangan, SDM, operasional. tanggung jawab sosial.
Sementara visi dan misinya sebagai berikut:
VISI
“Terwujudnya Universitas Hasanuddin sebagai Perguruan Tinggi dengan Daya Saing Global Berbasis Benua Maritim Indonesia”
MISI
1) Menghasilkan alumni yang memiliki pengetahuan unggul dan berdaya saing global di dunia kerja.
2) Mewujudkan tridarma PT yang berstandar internasional.
3) Meningkatkan atmosfir akademik yang kondusif untuk menunjang proses belajar mengajar dengan baik.
4) Memberikan layanan prima kepada seluruh civitas akademika Unhas: dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, DUDI, dan lain-lain.
5) Membangun jaringan, kemitraan, kerjasama dengan perguruan tinggi luar negeri yang memiliki reputasi unggul, seperti Harvard University, Cambridge University, Oxford.
Isu strategid dan program kerjanya sebagai berikut:
- PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN YANG BERSTANDAR INTERNASIONAL
- PENATAAN KELEMBAGAAN
- PERBAIKAN SARANA, PRASARANA, PENINGKATAN KUALITAS DAN KUANTITAS SDM
- PENINGKATAN KUALITAS AKADEMIK
- PENELITIAN, HAKI, DAN PUBLIKASI ILMIAH
- PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
PROGRAM TATA KELOLA ADMINISTRASI DAN KEUANGAN
PROGRAM PEMBINAAN KEGIATAN KEMAHASISWAAN INTERNASIONALISASI BIDANG Tridarma, PENUNJANG Tridarma DAN KEMAHASISWAAN
10.PROGRAM KERJASAMA, KEMITRAAN, DAN JEJARING
11.DANA DAN KEBERLANJUTAN KEUANGAN (FINANCIAL SUSTAINABILITY
(Arya/Fajar)




