Stasiun JIS Molor, padahal Angin Segar bagi Penonton Konser

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) di Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang ditargetkan rampung di akhir Desember 2025 lalu, molor hingga saat ini.

Di balik molornya pembangunan tersebut, warga berharap agar Stasiun JIS dirancang sebaik mungkin supaya aman dan nyaman untuk para penumpang ke depannya.

Salah satu warga Jakarta Barat bernama Riri (25), yang cukup sering menonton konser di JIS berharap, agar pembangunan stasiun itu bisa segera diselesaikan.

Ia menilai, keberadaan Stasiun JIS memang sangat dibutuhkan masyarakat yang gemar menonton konser di stadion ini supaya lebih mudah.

Di sisi lain, ia berharap, Stasiun JIS bisa dibangun dengan akses keluar dan masuk yang luas, mengingat jumlah penonton konser yang akan naik kereta juga banyak.

"Harapannya aksesibel, akses masuknya luas, mudah, enggak sempit karena kan pas konser orang bejibun ke sana, jadi enggak harus antre panjang," tutur dia saat diwawancarai Kompas.com di sekitaran JIS, Selasa (13/1/2026).

Baca juga: Pengoperasian Stasiun JIS Kembali Molor, Warga: Sudah Biasa, Tak Kaget Lagi

Peron diperluas

Riri juga meminta agar mesin tap in dan tap out-nya tidak hanya dua, tapi bisa diperbanyak menjadi lima.

Sehingga para penumpang tidak harus mengantre panjang ketika ingin keluar dan masuk stasiun.

Selain itu, ia meminta peron di Stasiun JIS bisa dibangun lebih lebar supaya dapat menampung penumpang dalam jumlah yang banyak.

"Peronnya juga enggak sempit kayak di Ancol gitu kan supaya safety. Atau kayak di Kampung Bandan kan itu kecil banget peronnya agak bahaya, jadi mendingan diperluas areanya," sambung Riri.

Dengan pembangunan yang baik, Riri yakin Stasiun JIS akan menjadi andalan warga dari berbagai daerah jika mau menonton konser di stadion ini.

Sebab selama ini, banyak warga yang kesulitan mengakses transportasi umum ketika menghadiri konser atau acara besar lain yang digelar di JIS.

Terutama ketika acara tersebut selesai tengah malam, banyak masyarakat yang bingung harus pulang naik kendaraan apa selain Transjakarta.

Stasiun terdekat berada di Tanjung Priok yang jaraknya lumayan jauh dan harus ditempuh dengan ojek.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Hal tersebut pula yang membuat banyak pengemudi ojek online (ojol) mencari kesempatan untuk menawarkan jasanya tanpa aplikasi dengan harga yang sangat mahal.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Apakah Raket Padel Carbon 3K Cocok untuk Pemula? Kenali Dulu Kelebihan dan Kelemahannya
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Joao Cancelo resmi kembali berseragam Barcelona
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Menhaj Sidak Makanan di "Barak" Calon Petugas Haji 2026: Alhamdulillah Layak
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Napak Tilas Lamaran di Korea, Krisjiana Bangga 7 Tahun Nikah dengan Siti Badriah
• 18 jam laluinsertlive.com
thumb
Terpopuler: Roby Tremonti Speak Up Soal Hubungan Lama dengan Aurelie Moeremans, Eva Manurung Ngamuk
• 17 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.