Bobotoh dan Bonek Jadi Alasan Bang Yos Bangun Monorel Mangkrak di Senayan

disway.id
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Bobotoh dan Bonek menjadi alasan mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso alias Bang Yos membangun Monorel di kawasan Senayan yang kini mangkrak.

Bang Yos mengungkapkan, salah satu alasan dibangunnya transportasi rel tunggal rute Senayan, agar suporter Persib Bandung (Bobotoh) dan suporter Persebaya Surabaya (Bonek) tidak melalui jalan raya saat bertandang ke Jakarta.

Rencananya meraka akan dialihkan menggunakan transportasi tersebut untuk menuju Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Kawasan Senayan.

BACA JUGA:Bukan Rp100 Miliar, Pramono Ungkap Rincian Biaya Bongkar Tiang Monorel

BACA JUGA:Sutiyoso Lega Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said Dibongkar: Lewat Sini Nggak Sakit Mata Lagi

Dengan begitu keberadaan Bonek dan Bobotoh tidak membuat macet kawasan Senayan, saat Persib atau Persebaya bertanding melawan Persija di SUGBK.

Pernyataan ini diungkapkan Bang Yos saat menghadiri pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR. Rasuna Said, Jakarta Selatan pada Rabu, 14 Januari 2026.

"Supaya Anda tahu kenapa kok minta rute Senayan, supaya nanti kalau Bobotoh dari Bandung datang, Bonek dari Surabaya datang, dari stadion tidak darat dia langsung monorel ke sana gitu," kata Sutiyoso di lokasi.

Di sisi lain Bang Yos menceritakan awal mula dirinya menggagas pembangunan Monorel hingga berujung mangkrak.

Bang Yos menuturkan, awalnya pada tahun 2003 dirinya memikirkan bagaimana cara menanggulangi kemacetan Jakarta.

BACA JUGA:Pembongkaran Tiang Monorel di Rasuna Said Disaksikan Sutiyoso, Pramono: Jakarta Sedang Menata Diri

BACA JUGA:Jadwal Layanan SIM Keliling di Jakarta dan Sekitarnya Hari Ini 14 Januari 2026, Cek Lokasi Perpanjangannya

Setelah berdiskusi dengan sejumlah pakar transportasi Bang Yos disarankan agar membangun jaringan transportasi makro supaya masyarakat mau beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.  

Akhirnya Bang Yos memutuskan akan membangun empat moda transportasi dalam jangka panjang yakni MRT, Monorel, Busway (Transjakarta), dan Waterway.

"Ini dirancang secara terintegrasi, jalurnya ada masing-masing tetapi terintegrasi sehingga rakyat Jakarta dan sekitarnya dari titik mana mau ke mana pasti dapat transportasi makro," terangnya.

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Paradoks Nilai Teknologi: Saat Inovasi Jadi Ancaman
• 11 jam laludetik.com
thumb
Divonis 6 Tahun Penjara, Eks Dirkom PGN: Ini Alarm bagi Insan BUMN
• 20 jam laluokezone.com
thumb
Hadir di Pengukuhan empat Guru Besar, Wiranto: Kegigihan dalam Mendidik Anak Bangsa
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Aizzudin Abdurrahman Sudah Diperiksa, KPK Punya Bukti Aliran Dana Kasus Haji ke Petinggi PBNU
• 4 jam lalusuara.com
thumb
Resmi! BTS Umumkan World Tour 2026, Jakarta Kebagian 2 Hari Konser
• 14 jam laluintipseleb.com
Berhasil disimpan.