Ijazah hingga Mobil Mewah Ludes, Sahroni Curhat Luka Terbesar di Balik Penjarahan Rumah Rp80 Miliar

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, JAKARTA — Sidang kasus penjarahan rumah Ahmad Sahroni di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa, 13 Januari, mengungkap sisi lain dari kerugian yang dialami anggota DPR RI nonaktif tersebut.

Bukan hanya soal nilai fantastis yang ditaksir mencapai Rp80 miliar, Sahroni menegaskan ada kerugian yang tak ternilai yakni hilangnya seluruh dokumen identitas dan perjalanan hidupnya.

Dalam kesaksiannya, politikus Partai Nasdem itu memaparkan bagaimana amukan massa pada Agustus 2025 tidak sekadar merusak bangunan, tetapi menghapus jejak administratif kehidupannya. Mulai dari ijazah pendidikan dasar hingga gelar doktor, sertifikat aset, sampai Kartu Keluarga, semuanya raib tanpa sisa.

“Ijazah dari SD sampai doktor hilang, Yang Mulia. Sertifikat juga semuanya hilang,” ujar Sahroni di hadapan majelis hakim, dikutip Jawapos.com, Rabu, 14 Januari.

Peristiwa penyerangan terjadi pada Sabtu, 30 Agustus 2025, sekitar pukul 15.30 WIB. Sahroni menggambarkan kondisi saat itu sebagai situasi tanpa kendali, ketika massa datang dengan emosi yang sulit dijelaskan.

“Mereka beringas, Yang Mulia. Seperti orang kehausan dan kelaparan,” katanya.

Menurut Sahroni, serangan berlangsung dalam dua gelombang. Gelombang pertama hanya berupa teriakan sekelompok orang bermotor yang melintas di depan rumahnya. Namun, sepuluh menit berselang, situasi berubah drastis. Massa dalam jumlah besar kembali dan mulai melempari rumah dengan batu hingga akhirnya menerobos masuk.

Aksi brutal tersebut mengakibatkan seluruh isi rumah Sahroni dikuras habis. Koleksi barang mewah, patung Iron Man, pakaian bermerek, lampu hias, hingga perabot rumah tangga lenyap. Tak hanya itu, lima unit mobil miliknya juga dilaporkan hancur total.

Merasa nyawanya terancam, Sahroni memilih menyelamatkan diri dengan naik ke lantai atas rumahnya saat massa terus merusak dari bawah.

Sidang kasus ini masih akan berlanjut dengan agenda mendengarkan keterangan saksi lainnya. Pengadilan diharapkan dapat mengungkap siapa pihak yang bertanggung jawab atas penjarahan masif yang menimpa kediaman figur publik yang dikenal sebagai “Crazy Rich Tanjung Priok” tersebut. (*)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Harga Bitcoin Perlahan Naik, Ada Potensi Balik ke US$100.000
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kematian Satu Keluarga di Warakas Masih Misteri, Polisi Tunggu Hasil Lab
• 22 jam laludisway.id
thumb
Demi Damai dengan Wardatina Mawa, Inara Rusli Siap Lakukan Hal Ini
• 21 jam lalucumicumi.com
thumb
Sesumbar Eva Manurung Kini Jadi Kenyataan saat Virgoun Nikahi Inara Rusli
• 8 jam laluinsertlive.com
thumb
Kemenag Terus Pulihkan Layanan Keagamaan Terdampak Bencana di Aceh, Terlebih Jelang Ramadan
• 7 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.