Sampo tanpa kandungan SLS (Sodium Lauryl Sulfate) seolah jadi standar baru dalam dunia perawatan rambut. Beberapa orang mulai meninggalkan sampo dengan busa yang melimpah karena dianggap terlalu keras bagi kulit kepala.
Padahal, tidak semua jenis rambut membutuhkan perawatan yang sama dan sampo berbahan sulfat tak selalu harus dihindari. “Tidak semua orang perlu menghindari sulfat. Banyak pasien dengan kulit kepala normal atau berminyak justru membutuhkan pembersih yang lebih kuat agar kulit kepala tetap sehat,” ujar dr. Zoe Dian Draelos, Dermatolog asal Amerika Serikat
Apa itu kandungan SLS dalam sampo?SLS (sodium lauryl sulfate) merupakan bahan pembersih yang berfungsi mengangkat minyak, debu, dan sisa produk dari kulit kepala. Kandungan ini menghasilkan busa yang memberi sensasi rambut bersih setelah keramas. Karena kemampuannya yang kuat, sulfat telah lama digunakan dalam berbagai produk pembersih, termasuk sampo.
Namun, daya bersih yang tinggi inilah yang membuat sebagian orang merasa rambutnya jadi lebih kering. Terlebih jika digunakan terlalu sering atau pada rambut yang memang sudah rapuh sejak awal.
Kenapa sampo non SLS bikin rambut lebih lembut?Sampo non-SLS umumnya menggunakan surfaktan yang lebih ringan sehingga tidak terlalu mengangkat minyak alami rambut. Inilah alasan kenapa jenis sampo ini sering direkomendasikan untuk kulit kepala sensitif, rambut kering, atau rambut yang mudah mengembang. Rambut terasa lebih lembap, lebih halus, dan cenderung tidak mudah frizzy.
Selain itu, seseorang dengan kondisi kulit tertentu seperti eksim, rosacea, atau dermatitis kontak juga kerap merasa lebih nyaman menggunakan sampo tanpa sulfat. Reaksi iritasi bisa ditekan karena formula yang lebih lembut.
Lalu, perlukah semua orang beralih ke sampo non SLS?Jawabannya, tidak perlu, Ladies. Untuk kulit kepala normal hingga berminyak, sampo dengan SLS justru membantu menjaga kebersihan dan mencegah penumpukan minyak. Rambut bisa terasa lebih segar dan ringan, terutama bagi mereka yang aktif berolahraga atau rutin menggunakan produk styling.
Jadi, sampo yang terbaik adalah yang sesuai dengan kebutuhan rambut sendiri. Bukan yang bebas dari bahan tertentu, melainkan yang mampu menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala dalam jangka panjang.




