“Staria Electric menghadirkan keunggulan EV kami pada sebuah model yang sudah dikenal dan dipercaya banyak pelanggan, dengan memadukan ruang dan fleksibilitas luar biasa khas Staria, sistem bertegangan tinggi dan interior yang telah disempurnakan. Hasilnya adalah mobilitas listrik yang praktis dan efisien untuk penggunaan sehari-hari di berbagai wilayah Eropa,” kata President & CEO, Hyundai Motor Europe, Xavier Martinet, melalui keterangan resminya. MPV Listrik dengan Kabin Lapang dan Desain Berbasis Pengalaman Pengguna Hyundai Staria Electric menjadi tonggak baru dalam era MPV listrik Hyundai dengan menempatkan ruang kabin dan fungsionalitas harian sebagai konsep utama. Interior dirancang dengan tema “Inside-Out” khas Hyundai, di mana desain eksterior dikembangkan berdasarkan pengalaman di dalam kabin.
Bodi memanjang, garis bahu rendah, dan bidang kaca luas menghadirkan visibilitas maksimal serta nuansa interior yang terbuka dan terang. Lantai rata, ruang kepala dan kaki yang lega, serta konfigurasi kursi fleksibel menciptakan atmosfer seperti lounge yang mendukung kenyamanan perjalanan jarak jauh. Baca Juga:
Harga Ban Mobil Berbagai Merek pada Januari 2026
Staria Electric tetap mempertahankan siluet one-curve khas Staria, kini dipadukan dengan elemen desain khusus kendaraan listrik seperti fascia depan tertutup dan permukaan aerodinamis yang disederhanakan. Dua Varian untuk Kebutuhan Berbeda Pada tahap peluncuran, Hyundai menghadirkan dua konfigurasi Staria Electric:
- LUXURY (7-seater) untuk penggunaan pribadi, keluarga, dan rekreasi
- WAGON (9-seater) untuk keluarga besar, perjalanan rombongan, dan operasional shuttle
Dalam kondisi optimal DC fast-charging, pengisian dari 10 hingga 80 persen dapat dilakukan dalam waktu sekitar 20 menit. Untuk penggunaan harian, tersedia onboard charger AC 11 kW. Jarak tempuhnya diklaim hingga 400 kilometer berdasarkan siklus WLTP.
Teknologi ini sebelumnya telah digunakan pada lini IONIQ dan kini dihadirkan di segmen MPV listrik, menjadikan Staria Electric salah satu MPV listrik dengan jangkauan terjauh di kelasnya. Baca Juga:
Diprediksi Industri Otomotif Tahun Ini Masih Hadapi Tantangan Serupa Fitur Mobilitas Modern dan Teknologi Terkini Staria Electric dilengkapi berbagai fitur modern seperti Vehicle-to-Load (V2L) untuk menyuplai daya listrik bagi perangkat eksternal, sistem infotainment terbaru ccNC, pembaruan perangkat lunak Over-the-Air (OTA), serta konektivitas nirkabel Apple CarPlay dan Android Auto.
Untuk keselamatan, Hyundai membekali Staria Electric dengan rangkaian Hyundai SmartSense yang mencakup Forward Collision-Avoidance Assist, Lane Keeping Assist, Highway Driving Assist, Blind-Spot Collision-Avoidance Assist, hingga Surround View Monitor. Siap Dipasarkan Global Mulai 2026 Hyundai Staria Electric dijadwalkan mulai dipasarkan di Korea Selatan dan Eropa pada paruh pertama 2026, kemudian menyusul ke pasar global lainnya. Informasi detail terkait peluncuran di masing-masing negara akan diumumkan lebih lanjut.
Melalui Staria Electric, Hyundai mempertegas komitmennya menghadirkan solusi mobilitas berkelanjutan yang mengutamakan kenyamanan, teknologi, dan pengalaman berkendara ramah lingkungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




