Rentetan serangan drone Ukraina menghantam wilayah perbatasan Rusia. Sedikitnya dua orang tewas, dan beberapa orang lainnya mengalami luka-luka, akibat serangan tersebut.
Salah satu serangan drone Ukraina itu, seperti dilansir AFP, Rabu (14/1/2026), menghantam wilayah kota Rostov-on-Don hingga memicu kebakaran pada sebuah gedung permukiman.
Gubernur Rostov Oblast, Yuri Slyusar, dalam pernyataan via Telegram melaporkan bahwa jenazah seorang pria ditemukan di reruntuhan salah satu apartemen yang hangus terbakar.
Wilayah Rostov merupakan pusat militer utama bagi operasi militer Rusia selama empat tahun terakhir di Ukraina.
Empat orang lainnya, termasuk seorang balita berusia 4 tahun, mengalami luka-luka akibat sejumlah serangan yang menghantam area-area lainnya di Rostov, yang juga memicu kebakaran di sejumlah kawasan industri setempat.
Serangan drone Ukraina juga menghantam wilayah Belgorod yang ada di perbatasan. Gubernur regional, Vyacheslav Gladkov, melaporkan via Telegram bahwa seorang wanita tewas dan seorang pria mengalami luka-luka ketika sebuah drone Ukraina menghantam sebuah kendaraan di wilayahnya.
Wilayah Belgorod cukup sering dihantam serangan drone dari Ukraina, dan pekan ini, dilanda pemadaman listrik besar-besaran.
Serangan drone Ukraina terhadap wilayah Rusia itu disebut sebagai serangan balasan. Rusia diketahui membombardir Ukraina setiap malam dengan ratusan drone dan rudal selama invasi militer yang berlangsung empat tahun terakhir.
(nvc/ita)





