BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Raya Perkuat Optimalisasi Perlindungan Pekerja Jasa Konstruksi

realita.co
2 jam lalu
Cover Berita

SIDOARJO (Realita) – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidoarjo Raya menggelar Rapat Koordinasi Optimalisasi Ekosistem Desa di Kabupaten Sidoarjo sebagai upaya memperkuat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja di segmen jasa konstruksi desa.

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo serta jajaran pimpinan perangkat daerah terkait, antara lain Kepala Bappeda Kabupaten Sidoarjo, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sidoarjo, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sidoarjo, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sidoarjo, serta Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sidoarjo.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Bojonegoro Bayarkan Klaim Ratusan Miliar Rupiah Sepanjang 2025

Rapat koordinasi ini membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya monitoring cakupan (coverage) kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di tingkat desa, evaluasi pembayaran manfaat program kepada peserta, serta sosialisasi ketentuan Peraturan Menteri Desa (Permendes) Nomor 16 Tahun 2025. Regulasi tersebut diharapkan dapat menjadi landasan dalam mendukung perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja jasa konstruksi yang terlibat dalam pembangunan desa.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Juanda, Teldi Rusnal, menyampaikan, desa memiliki peran strategis dalam memastikan setiap kegiatan pembangunan berjalan seiring dengan perlindungan sosial bagi para pekerjanya.

“Pembangunan desa tidak hanya berbicara tentang fisik infrastruktur, tetapi juga tentang perlindungan terhadap sumber daya manusia yang terlibat di dalamnya. Melalui Permendes Nomor 16 Tahun 2025, pemerintah desa memiliki landasan yang kuat untuk memastikan pekerja jasa konstruksi di desa terlindungi BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Teldi.

Baca juga: Kecelakaan Kerja, Peternak Sapi di Kabupaten Pasuruan Dapat Santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp37 Juta

Ia menambahkan, sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan pemerintah daerah dan perangkat desa menjadi kunci dalam meningkatkan coverage kepesertaan sekaligus memastikan manfaat program benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

“Dengan koordinasi yang baik, kami berharap seluruh pekerja jasa konstruksi desa dapat terlindungi dari risiko kecelakaan kerja dan kematian. Ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan desa yang berdaya, aman, dan sejahtera,” tambahnya.

Melalui rapat koordinasi ini, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidoarjo Raya bersama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem perlindungan sosial ketenagakerjaan di tingkat desa, sehingga pembangunan desa dapat berjalan berkelanjutan dan berpihak pada kesejahteraan pekerja.gan

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kejari Sidoarjo Pulihkan 30 Persen Iuran BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur

 

 

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
DPR Angkat Bicara soal Prabowo Sindir Bos BUMN Ndableg, Perusahaan Rugi tapi Tetap Minta Tantiem
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Tantangan Infrastruktur AI: Mempersiapkan Fondasi untuk Revolusi AI Agentik
• 51 menit lalumedcom.id
thumb
Kemenlu Pulangkan 27 Ribu WNI dari Negara Konflik hingga Korban TPPO di 2025
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
Hoaks Tangkapan Layar Unggahan X Klaim Yaqut Cholil Sebut Jokowi Terima Dana Kuota Haji Rp470 Triliun
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Badai PHK Hantam 88 Ribu Pekerja Sepanjang 2025: Jawa Barat dan Jawa Tengah Paling Babak Belur
• 2 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.