Impor Energi Dinilai Rawan Korupsi, KPK Ingatkan Hal Ini ke Pemerintah

liputan6.com
2 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkuat upaya pencegahan korupsi di sektor importasi energi dengan menggelar rapat koordinasi bersama pemerintah.

Langkah ini dilakukan untuk memetakan potensi risiko korupsi dalam proses impor yang dinilai rawan penyimpangan.

Advertisement

BACA JUGA: Hasil Geledah Kantor Pajak, KPK Endus Suap Mengalir ke Sejumlah Pegawai DJP

"Kita bicara resiko terjadinya korupsi, bisa jadi ini memang punya potensi resiko terjadinya korupsi yang cukup tinggi, sehingga kita melakukan langkah mitigasi di awal, melakukan pencegahan supaya tindak pidana korupsi ini tidak perlu terjadi," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih Jakarta, Rabu (14/1/2025).

Budi mewanti, salah satu faktor yang meningkatkan risiko korupsi dalam proses importasi energi adalah skema penunjukan langsung dalam pengadaan atau kerja sama tertentu.

"Ya, diantaranya itu," jelas dia.

Diketahui, dalam rapat tersebut hadir perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Keuangan.

 

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Coach x The Sims Hadirkan The Coach Collection di The Sims 4
• 5 jam lalubeautynesia.id
thumb
47 Hari Pascabanjir, Aceh Tamiang Masih Terjebak Krisis Kesehatan dan Air Bersih
• 13 jam lalusuara.com
thumb
Madura United Sudah Temukan Kekurangan Tim yang Perlu Dibenahi
• 4 jam lalumedcom.id
thumb
Curah Hujan Tinggi Disertai Angin, Waspada Cuaca Ekstrem
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Inara Rusli Ngaku Alami Kerugian Finansial Usai Terseret Kasus Perzinaan
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.