Anak Menkeu Purbaya Yudo Sadewa soal Yaqut Tersangka Korupsi Haji: Setan Saja Sujud Hormat…

fajar.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Anak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Yudo Sadewa menanggapi penetapan tersangka korupsi kuota haji terhadap eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. Jika dugaan korupsi itu benar, menurutnya setan saja minder.

“Setan saja sujud hormat sama kalian,” tulis Yudo di unggahan media sosialnya, dikutip Rabu (14/1/2026).

Selain itu, Yudo juga mengunggah tangkapan layar sebuah berita. Menunjukkan kebijakan kuota haji membuat 8.400 jemaah haji gagal berangkat.

“Allahu Akbar ini lebih kejam daripada setan sih,” tulis Yudo.

Diketahui, Gus Yaqut resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat, 9 Januari 2026.

Penetapan tersangka tersebut terkait dugaan penyelewengan pembagian 20.000 kuota haji tambahan yang diberikan Pemerintah Arab Saudi kepada Indonesia pada penyelenggaraan haji 2024.

Kasus korupsi kuota haji 2024 ini dinilai berdampak langsung terhadap ribuan jemaah haji reguler.

Dalam perkara korupsi kuota haji 2024, KPK menduga adanya pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

Dalam aturan tersebut, pembagian kuota haji telah diatur secara tegas, yakni 92 persen untuk jemaah haji reguler dan 8 persen untuk jemaah haji khusus.

Dengan adanya tambahan 20.000 kuota, seharusnya sebanyak 18.400 dialokasikan untuk haji reguler dan sisanya untuk haji khusus.

Namun pada pelaksanaannya, kuota tersebut justru dibagi rata, masing-masing 10.000 untuk haji reguler dan 10.000 untuk haji khusus. Kebijakan itu kemudian ditetapkan melalui surat keputusan Menteri Agama.

KPK menilai pembagian tersebut tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan berpotensi menimbulkan kerugian negara serta menghilangkan hak ribuan calon jemaah haji reguler.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi kuota haji 2024, Gus Yaqut sempat memberikan klarifikasi dalam sebuah podcast. Ia mengaku telah menjelaskan kebijakan tersebut kepada anak-anaknya secara perlahan. Menurutnya, keputusan yang diambilnya bukanlah bentuk korupsi.

Gus Yaqut juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menerima keuntungan pribadi dari kebijakan perubahan kuota haji. Ia membantah telah memakan uang jemaah dan meyakinkan keluarganya bahwa kebijakan itu diambil demi keselamatan jemaah haji.
(Arya/Fajar)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Survei Litbang Kompas: 89,5% Gen Z Pilih Pilkada Langsung
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Pengacara: Adly Fairuz Tunjukkan Iktikad Baik, Sudah Kembalikan Rp 500 Juta
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Manfaat Nanas Muda, Benarkah Bisa Mencegah Kehamilan?
• 10 jam lalutheasianparent.com
thumb
Hasil Piala Liga Inggris: Antoine Semenyo Pertahankan Tren Positif, Manchester City Hampir Tembus Final
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Komisi Informasi Pusat Putuskan Ijazah Jokowi Informasi Terbuka
• 15 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.