Akui Semua Parpol Punya Dapur MBG, BGN: Asal Dikelola dengan Benar

idntimes.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, IDN Times - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, secara blak-blakan mengakui semua partai politik memiliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur yang mengelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Bahkan, Polri dan TNI pun turut mengelola dapur MBG. Namun, kata dia, tidak ada larangan bagi siapa pun untuk membantu pemerintah dan mendistribusikan MBG ke wilayahnya masing-masing.

"Siapa pun juga (yang mau bantu program MBG), silakan. Asal dapurnya benar. Asal ketika membangun dapur ya dapur yang benar. Jangan malah (SPPG) punya tokoh tertentu, tetapi malah makanan yang diproduksi menyebabkan keracunan," ujar Nanik ketika berbicara di program 'Semangat Awal Tahun by IDN Times' di IDN HQ, Jakarta Selatan pada Rabu (14/1/2026).

"Justru kalau pemilik dapurnya seorang tokoh, maka kualitas dapurnya harus bagus dan dijaga dong," imbuhnya.

Di forum itu, Nanik turut membenarkan putri dari Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan yang bernama Yasika Aulia memang mengelola 41 dapur MBG. Dia mengetahui informasi itu dengan menanyakan langsung kepada ayah Yasika, Yasir Machmud.

"Kalau itu kan sudah saya konfirmasi. Kalau itu sudah saya tanyakan langsung (ke Yasir Machmud) dan benar. Itu sudah saya jawab pertanyaan media," kata dia.

Dia mengaku tidak memiliki catatan berapa banyak dapur MBG yang dikelola oleh masing-masing partai politik. Namun, dia tahu setiap parpol mempunyai dapur MBG.

"Kalau catatan (berapa banyak dapur MBG dikelola parpol), kami tidak punya. Semua partai betul memang punya dapur (MBG). Karena ketika turun ke daerah saya biasanya tanya, 'Pak Bupati, siapa Pak yang (punya dapur) ini?' Saya tanya korwil," kata dia.

Temuan parpol memiliki dapur MBG diungkap oleh Indonesia Corruption Watch (ICW) belum lama ini. Berdasarkan penelitian mereka dalam rangka evaluasi satu tahun program MBG, ditemukan 27 yayasan terafiliasi dengan parpol, 18 yayasan terkait pebisnis, 12 yayasan terkait dengan birokrasi pemerintah, dan 9 yayasan terkait kelompok relawan atau organisasi pendukung pemilihan presiden.

Selain itu, ICW juga menemukan tujuh yayasan terafiliasi dengan orang dekat pejabat, enam dengan militer, empat dengan mantan penyelenggara negara, tiga yayasan memiliki pengurus atau pendiri yang pernah tersangkut kasus korupsi, serta dua yayasan terafiliasi dengan kepolisian dan kejaksaan.

Peneliti ICW, Yassar Aulia, mengatakan, data itu berdasarkan pemantauan terhadap mitra penyelenggara MBG yang dilakukan secara acak pada periode Oktober hingga November 2025. Temuan tersebut, kata Yassar, menguatkan dugaan bahwa MBG sarat praktik politik patronase dan konflik kepentingan struktural.

"Banyak individu di balik yayasan tersebut pada akhirnya mengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terhubung dengan partai politik, tim pemenangan pemilu, militer, bahkan anggota legislatif," ujar Yassar di Jakarta Selatan pada 8 Januari 2026.

IDN Times kembali menggelar Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 by IDN Times yang menjadi forum diskusi tahunan. Acara ini digelar di IDN HQ, Jakarta Selatan, pada 14-15 Januari 2026.

SAT 2026 by IDN Times menghadirkan sejumlah pemimpin nasional, pengambil kebijakan, pelaku industri, dan tokoh-tokoh inspiratif. Dengan tema 440 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo: Menuju Pertumbuhan yang Berkualitas, SAT 2026 dirancang buat menjangkau Milenial dan Gen Z sekaligus menjadi wadah membahas isu-isu berkembang saat ini.

SAT 2026 juga menghadirkan Awarding Session sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh inspiratif melalui penghargaan "Inspiring Newsmaker of The Year 2026."


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Evakuasi Korban Tambang Ilegal Gunung Pongkor Terkendala Hujan dan Medan Ekstrem
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Transjakarta Minta Maaf Usai Penumpang Disabilitas Terjatuh di Selokan
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Jadwal India Open: Jonatan Christie & Lanny/Tiwi Akan Beraksi
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Kode Pasti Bakal Hengkang, Tomas Trucha Sendiri Bingung Soal Situasi Abu Kamara
• 7 jam lalufajar.co.id
thumb
Amran Ungkap Pemulihan Pertanian Pascabencana Sumatera Butuh Dana Rp 6,6 T
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.