Penulis: Rasyidi
TVRINews, Banjarmasin
Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai melakukan normalisasi Sungai Gatot Subroto di Kelurahan Pengambangan, Kecamatan Banjarmasin Timur. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menekan risiko banjir yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Rabu 14 Januari 2026, pengerjaan difokuskan pada pengerukan lumpur di aliran Sungai Gatot Subroto, tepatnya di kawasan depan salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Sejumlah alat berat berupa ekskavator dikerahkan untuk mengangkat endapan lumpur yang selama ini menyebabkan pendangkalan sungai.
Pendangkalan tersebut dinilai menjadi salah satu faktor utama berkurangnya daya tampung sungai, sehingga air mudah meluap ke permukiman warga saat hujan deras. Melalui pengerukan ini, kapasitas tampung sungai diharapkan kembali optimal dan aliran air menjadi lebih lancar.
Lumpur hasil pengerukan langsung diangkut dan dibuang ke lokasi pembuangan yang telah disiapkan agar tidak kembali mengendap di aliran sungai. Program normalisasi ini merupakan bagian dari agenda prioritas Pemerintah Kota Banjarmasin dalam pembenahan sistem drainase dan pengendalian banjir di wilayah perkotaan.
Warga Kelurahan Pengambangan menyambut positif langkah tersebut. Pasalnya, kawasan Gatot Subroto selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan genangan setiap memasuki musim penghujan. Dengan adanya normalisasi sungai, warga berharap banjir yang kerap terjadi dapat diminimalisir ke depannya.
Editor: Redaksi TVRINews


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5137791/original/066385900_1739961433-20250219-Penambahan_Jalur_Transjakarta-ANG_7.jpg)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5471353/original/054574800_1768284168-John_Herdman_-9.jpg)