Airlangga sebut kebijakan insentif otomotif untuk 2026 masih dikaji

antaranews.com
13 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, kelanjutan kebijakan insentif di sektor otomotif untuk tahun 2026 masih dalam tahap pengkajian menyeluruh, mengingat besarnya dukungan fiskal yang telah diberikan dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, selama dua tahun terakhir pemerintah sudah mengalokasikan insentif otomotif dengan nilai mencapai Rp7 triliun. Di sisi lain, kinerja investasi industri kendaraan bermotor, terutama kendaraan listrik, menunjukkan tren yang terus membaik.

"Otomotif silakan direview. Karena otomotif sudah kita berikan insentif selama dua tahun terakhir dan nilainya Rp7 triliun. Dan arahan sekarang adalah, dan investasi di sektor otomotif terutama EV sudah meningkat," ujar Airlangga di Indonesian Business Council (IBC) Business Outlook 2026 di Jakarta, Rabu.

Ia menambahkan, masuknya sejumlah produsen kendaraan listrik global memperkuat alasan perlunya evaluasi kebijakan.

Beberapa merek seperti VinFast dan BYD mulai berinvestasi di Indonesia, mengikuti langkah Hyundai yang lebih dulu menanamkan modal.

Dengan kondisi tersebut, Pemerintah ingin memastikan arah kebijakan berikutnya tidak sekadar melanjutkan insentif lama, melainkan benar-benar mendukung penguatan industri otomotif nasional, termasuk pengembangan mobil nasional.

"Sehingga ke depannya ini akan didorong untuk (pengembangan) mobil nasional," tambah Airlangga.

Lebih lanjut, terkait usulan lanjutan dari Kementerian Perindustrian, Airlangga menyebut pembahasan masih difokuskan pada kajian yang lebih mendasar.

Evaluasi diperlukan secara lintas segmen, mulai dari kendaraan ramah lingkungan berbiaya rendah (LCGC) hingga kendaraan listrik dan teknologi hibrida.

"Karena yang lebih substantial kan berarti harus mulai dari evaluasi dari LCGC sampai kepada EV, Plug-in hybrid, hybrid. Jadi sifatnya lebih menyeluruh," tutupnya.



Baca juga: LPEM UI sebut insentif otomotif berbasis kandungan lokal pacu PDB ‎

Baca juga: Menperin tekankan usulan insentif otomotif untuk lindungi tenaga kerja

Baca juga: Pabrikan otomotif sebut insentif pacu penjualan di tahun depan




Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
5 Risiko Miliki Jam Tidur Tidak Teratur
• 21 jam lalubeautynesia.id
thumb
Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2, Sejumlah Wilayah di Pesisir Jakarta Diminta Waspada!
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Menlu Sugiono berkelakar di depan Retno Marsudi: Punya 3 Wamenlu ternyata masih kurang
• 7 jam lalubrilio.net
thumb
Polda Sumbar Musnahkan Puluhan Kilogram Ganja
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
KADIN Pastikan UMKM Jadi Tulang Punggung D-8 Halal Expo Indonesia 2026
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.