Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita unggulan Kamis untuk disimak, Danantara siap reformasi BUMN-BUMN besar mulai 2026 hingga rupiah berpotensi melemah seiring ancaman tarif Trump terkait Iran. Berikut berita-berita tersebut:
1. Danantara siap reformasi BUMN-BUMN besar mulai 2026
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menyebut bahwa reformasi perusahaan-perusahaan BUMN besar akan menjadi agenda selanjutnya yang akan dijalankan mulai tahun 2026. Baca selengkapnya di sini
2. KPK tegaskan punya bukti soal Ketua PBNU terima uang kasus kuota haji
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan mempunyai bukti mengenai Ketua Bidang Ekonomi dan Lingkungan Hidup Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Aizzudin Abdurrahman (AIZ) menerima uang terkait kasus dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama tahun 2023-2024. Baca selengkapnya di sini
3. Pemprov Jambi dalami perseteruan antara guru dan siswa SMK 3 Tanjabtim
Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi akan mendalami perseteruan antara oknum guru mata pelajaran bahasa Inggris dengan sejumlah siswa di SMK 3 Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang menyebar cepat (viral) di berbagai lini masa media sosial.
Kapolsek Berbak, Ipti Hans Simangunsong mengatakan pihaknya akan melakukan mediasi antara pihak sekolah, guru yang bersangkutan, para orang tua murid dan forum komunitas pimpin kecamatan. Baca selengkapnya di sini
4. Pembongkaran tiang monorel di Jalan Rasuna Said resmi dimulai
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi memulai pembongkaran tiang-tiang monorel yang mangkrak di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Rabu.
Pramono mengatakan anggaran pembongkaran tiang tersebut diperkirakan sebesar Rp254 juta. Baca selengkapnya di sini
5. Rupiah berpotensi melemah seiring ancaman tarif Trump terkait Iran
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Rabu, bergerak menguat 7 poin atau 0,04 persen menjadi Rp16.870 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.877 per dolar AS.
Namun, Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menilai kurs rupiah berpotensi melemah seiring ancaman Presiden AS Donald Trump mengenakan tarif terhadap negara-negara yang berdagang dengan Iran. Baca selengkapnya di sini
1. Danantara siap reformasi BUMN-BUMN besar mulai 2026
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menyebut bahwa reformasi perusahaan-perusahaan BUMN besar akan menjadi agenda selanjutnya yang akan dijalankan mulai tahun 2026. Baca selengkapnya di sini
2. KPK tegaskan punya bukti soal Ketua PBNU terima uang kasus kuota haji
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan mempunyai bukti mengenai Ketua Bidang Ekonomi dan Lingkungan Hidup Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Aizzudin Abdurrahman (AIZ) menerima uang terkait kasus dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama tahun 2023-2024. Baca selengkapnya di sini
3. Pemprov Jambi dalami perseteruan antara guru dan siswa SMK 3 Tanjabtim
Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi akan mendalami perseteruan antara oknum guru mata pelajaran bahasa Inggris dengan sejumlah siswa di SMK 3 Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang menyebar cepat (viral) di berbagai lini masa media sosial.
Kapolsek Berbak, Ipti Hans Simangunsong mengatakan pihaknya akan melakukan mediasi antara pihak sekolah, guru yang bersangkutan, para orang tua murid dan forum komunitas pimpin kecamatan. Baca selengkapnya di sini
4. Pembongkaran tiang monorel di Jalan Rasuna Said resmi dimulai
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi memulai pembongkaran tiang-tiang monorel yang mangkrak di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Rabu.
Pramono mengatakan anggaran pembongkaran tiang tersebut diperkirakan sebesar Rp254 juta. Baca selengkapnya di sini
5. Rupiah berpotensi melemah seiring ancaman tarif Trump terkait Iran
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Rabu, bergerak menguat 7 poin atau 0,04 persen menjadi Rp16.870 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.877 per dolar AS.
Namun, Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menilai kurs rupiah berpotensi melemah seiring ancaman Presiden AS Donald Trump mengenakan tarif terhadap negara-negara yang berdagang dengan Iran. Baca selengkapnya di sini

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5330454/original/029687200_1756361195-IMG_1809.jpg)


