TABLOIDBINTANG.COM - Awal tahun 2026 menjadi momen manis bagi perfilman Indonesia.
Uang Passolo resmi mencatatkan prestasi sebagai film Indonesia pertama di tahun 2026 yang berhasil menembus 100 ribu penonton di bioskop, berdasarkan data Cinepoint.
Capaian ini sekaligus menempatkan Uang Passolo di atas tiga film Indonesia lain yang rilis berbarengan, yakni Musuh Dalam Selimut, Suka Duka Tawa, dan Malam 3 Yasinan.
Dirilis pada 8 Januari 2026, Uang Passolo menunjukkan konsistensi jumlah penonton hingga akhirnya menjadi yang paling cepat menyentuh angka 100 ribu penonton di pekan kedua penayangan.
Dengan capaian ini, Uang Passolo tak hanya mencetak angka, tetapi juga membuka percakapan tentang tradisi, gengsi sosial, dan makna pernikahan di era modern.
Cerita Dekat dengan Kehidupan dan Tradisi
Daya tarik utama Uang Passolo terletak pada ceritanya yang membumi. Film ini mengangkat realitas pernikahan dalam budaya Bugis–Makassar, khususnya tradisi uang passolo, yakni pemberian dari tamu undangan yang kerap dikaitkan dengan gengsi sosial keluarga.
Kisah berfokus pada Biba dan Rizky, sepasang kekasih yang ingin menikah dengan sederhana. Biba bekerja sebagai guru, sementara Rizky berprofesi sebagai videografer pernikahan dengan kondisi finansial yang pas-pasan.
Keinginan mereka untuk menggelar pernikahan yang intim justru berbenturan dengan harapan keluarga besar Biba yang menginginkan pesta besar demi menjaga martabat dan nama baik keluarga.
Dari situlah konflik berkembang—mulai dari tekanan ekonomi, perbedaan pandangan antargenerasi, hingga dilema antara cinta dan tradisi.
Cerita dikemas dengan sentuhan drama dan komedi yang membuat film garapan sutradara Andi Burhamzah dengan skenario ditulis oleh Chairul Rijal Juanda terasa ringan, tetapi tetap relevan.
Flm ini dibintangi oleh Imran Ismail, Mashita Asapa, Jade Thamrin, Adhy Basto, Halifa Intania, Godfred Oriendod, Reinold Lawalata, Sukri Basto, Mellonk hingga Irmawati Jabbar.




