REAL Madrid secara mengejutkan tersingkir dari babak 16 besar Copa del Rey 2025/2026 setelah kalah 2-3 dari klub Segunda Division, Albacete, Kamis (15/1) dini hari WIB. Dalam laga debutnya sebagai pelatih kepala menggantikan Xabi Alonso, Álvaro Arbeloa, melakukan rotasi besar-besaran yang justru membuat pertahanan Los Blancos rapuh dan gagal membendung keganasan striker tuan rumah, Jefté Betancor.
"Di klub ini, hasil imbang saja sudah dianggap tragedi, apalagi kekalahan seperti ini melawan tim dari divisi bawah. Tanggung jawab sepenuhnya ada pada saya. Saya yang memilih susunan pemain dan rencana permainan ini." - Álvaro Arbeloa Analisis Pertandingan: Eksperimen yang Gagal TotalArbeloa mencoba menyuntikkan energi baru dengan mengistirahatkan Kylian Mbappe, Jude Bellingham, dan Rodrygo. Namun, tanpa pilar-pilar utama, Real Madrid kehilangan identitas dan kreativitas. Meski mendominasi penguasaan bola hingga 78%, aliran bola di lini tengah yang dikomandoi pemain muda Jorge Cestero tampak statis dan mudah dibaca.
Jefté Betancor: Mimpi Buruk Pertahanan Lapis KeduaLini belakang yang diisi duet Raul Asencio dan Dean Huijsen tampak gugup menghadapi serangan balik cepat Albacete. Jefté Betancor menjadi bintang lapangan dengan mencetak brace, termasuk gol kemenangan di menit ke-90+4 melalui skema serangan balik kilat yang mengecoh Andriy Lunin. Kelemahan koordinasi dalam mengantisipasi bola mati juga terlihat jelas saat Javi Villar mencetak gol pembuka lewat sundulan di babak pertama.
Baca juga : Profil Albacete Balompié: 'Si Keju Mekanik' yang Mempermalukan Real Madrid
Sinar Redup Bintang Muda: Mastantuono dan Gonzalo GarciaSatu-satunya sisi positif dari laga ini adalah performa Franco Mastantuono dan Gonzalo García yang masing-masing mencetak gol. Namun, gol-gol tersebut lebih bersifat sporadis ketimbang hasil dari skema permainan yang matang. Vinícius Júnior yang turun sebagai starter pun tampak frustrasi karena kurangnya dukungan dari lini kedua.
Statistik Kunci Albacete vs Real Madrid Statistik Albacete Real Madrid Skor Akhir 3 2 Penguasaan Bola 22% 78% Total Tembakan (On Target) 6 (4) 18 (7) Pelanggaran 14 9 Penyelamatan Kiper 5 1Kekalahan ini menambah beban berat bagi Arbeloa yang baru menjabat selama tiga hari. Dengan tersingkirnya Madrid dari Copa del Rey dan posisi yang tertinggal 4 poin dari Barcelona di La Liga, tekanan untuk segera memberikan hasil instan kini berada di pundak sang mantan bek legendaris tersebut.
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.





