Gibran Blak-blakan Tak Punya Program dan Visi Misi, Apa Kabar Lapor Mas Wapres?

fajar.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan tak punya program kerja dan visi misi. Lalu, bagaimana nasib program Lapor Mas Wapres yang sempat dia luncurkan?

Program Lapor Mas Wapres diluncurkan Gibran pada 11 November 2024. Sesianya sudah berjalan selama lebih satu tahun.

Per 10 November 2025, aduan yang bisa diakses secara daring tersebut telah menerima 16.505 laporan. Itu sebelumnya dikonfirmasi Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Wakil Presiden, Al Muktabar.

Tercatat 16.505 laporan masuk tersebut dari berbagai daerah, mencakup isu pendidikan, sosial, lingkungan, hingga pertanahan.

Mayoritas laporan disampaikan melalui kanal WhatsApp (66,07 persen), sementara sisanya masuk melalui layanan tatap muka setelah registrasi di laman lapormaswapres.id.

Al mengatakan, seluruh laporan tersebut telah ditindaklanjuti melalui koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga terkait, sehingga setiap suara masyarakat mendapatkan perhatian dan respons yang nyata.

Salah satunya, laporan dari Dinda Rosita, mahasiswi Universitas Widyagama Malang yang berhenti kuliah tiga tahun akibat tunggakan biaya dan kondisi ekonomi keluarga. Masuk melalui WhatsApp ke pada Februari 2025.

Hasil verifikasi menunjukkan ia layak menerima bantuan, sehingga Baznas Kabupaten Blitar menyalurkan bantuan pendidikan sesuai total tunggakan langsung ke perguruan tinggi untuk menjamin ketepatan sasaran.

Sementara itu, penegasan peran wapres tak punya program diungkapkan Gibran sendiri. Itu kala dia melakukan evaluasi kinerja tahun 2025 dan menyelaraskan langkah untuk pelaksanaan program kerja di tahun 2026, berlangsung di lingkungan Sekretariat Wakil Presiden, Jumat (09/01/2026).

Mulanya, Gibran menegaskan krusialnya peran pegawai di lingungan Sekretariat Wakil Presiden. Salah satunya dalam membantu kepala daerah.

Pada intinya, kata dia, wapres mendukung program kerja presiden.

“Kita bantu kepala-kepala daerah, dan kita pastikan program dari bapak presiden bisa berjalan dengan baik di daerah. Kerja kita untuk mendukung Pak Presiden,” kata Gibran.

Dia mengakui wapres memang tak punya program.

“Kan tidak ada namanya visi misi wapres, program wapres, yang ada visi misi presiden dan program presiden,” ujarnya.

Secara terbuka, Gibran menegaskan wapres berperans sebagai pembantu presiden.

“Saya melabeli diri saya sebagai pembantu presiden,” pungkasnya.
(Arya/Fajar)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kurun Waktu Satu Tahun Indonesia Berhasil Teken 7 Kerja Sama Pertahanan
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Indonesia Bidik Posisi Kunci dalam Blok Ekonomi Halal D-8
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Smileworks: Klinik Gigi Premium yang Hadirkan Pengalaman Dental Care Bertaraf Internasional
• 3 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Groundbreaking Enam Proyek Hilirisasi Senilai USD 6 Miliar Dimulai Februari 2026
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Tak Hanya Gibran, Berikut Deretan Figur Politik yang Pernah Disindir Pandji Pragiwaksono
• 4 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.