Madrid tampil tanpa pemain reguler seperti Kylian Mbappe dan Rodrygo. Kondisi tersebut membuat pelatih anyar Alvaro Arbeloa memainkan sejumlah pemain lapis kedua.
Tiga gol Albacete dihasilkan oleh Javi Villar menit 42 dan brace Jefte Betancor (82' dan 90+4'). Sementara dua gol Los Balncos dicetak pemain muda Franco Mastantuono menit ke 45+3' dan Gonzalo Garcia menit ke 90+1'.
Baca Juga :
Real Madrid Tersingkir dari Copa del Rey Usai Dipermalukan Tim Divisi Dua"Di Madrid, hasil imbang saja sudah dianggap buruk, bahkan sebuah tragedi. Bayangkan saja, kami menelan kekalahan seperti ini. Sungguh menyakitkan dan saya yakin semua suporter juga terluka, karena kalah dari tim divisi bawah," ujar Arbeloa seusai pertandingan.
"Kita sudah tahu betapa sulitnya menghadapi semua tim manapun. Dari sini, kami harus berkembang. Jika ada yang harus bertanggung jawab atas kekalahan ini, itu adalah saya, karena saya yang membuat keputusan soal susunan pemain, cara bermain, hingga pergantian pemain," sambung Arbeloa.
Eks pemain Madrid itu bilang, dirinya akan berusaha membangkitkan mental pemain dan terus menatap positif pertandingan selanjutnya.
"Saya hanya berterima kasih kepada para pemain atas sambutan mereka kepada saya dan usaha yang mereka tunjukkan hari ini. Saya akan berusaha membantu mereka bangkit secara mental dan fisik," tutur Arbeloa.
Dengan kekalahan ini, Los Blancos tersingkir pada babak 16 besar Copa del Rey. Kekalahan dari tim semenjana ini menambah duka Los Blancos yang beberapa hari sebelumnya takluk dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)



.jpg)