tvOnenews.com - Salah satu pengamat sepak bola, Coach Riphan, menyoroti fenomena yang terjadi di tubuh Persib Bandung.
Fenomena tersebut adalah soal pemain-pemain berkualitas yang disebut tidak betah lama-lama di Persib.
Hal ini disampaikan di tengah rumor hengkangnya Federico Barba dari Maung Bandung asuhan Bojan Hodak.
Ternyata sebelum Federico Barba, Persib Bandung sudah punya banyak pemain berkualitas dunia yang hanya bertahan sebentar lalu memilih untuk pergi.
Mulai dari Christian Bekamenga, striker asal Kamerun yang pernah memperkuat Persib Bandung pada periode 2007-2008.
Menurut Coach Riphan, kepergian Christian Bekamenga karena rekan setim yang juga berasal dari Kamerun saat itu dipinjamkan ke Persela Lamongan.
"Christian Bekamenga, saat itu dia Timnas Kamerun U23, dia di sini goal gather setengah musim pertama," kata Coach Riphan.
"Nyeck Nyobe dipinjamkan ke Persela Lamongan, dia enggak ada temen main sesama orang Kamerun, terus dia mulai ogah-ogahan akhirnya dia pergi," lanjutnya.
Kemudian ada juga pemain asal Italia, Stefano Beltrame, yang bergabung pada 2023 lalu keluar di tahun berikutnya.
"Stefano Beltrame, orang Italia juga, dia hanya setengah musim, setelah jadi juara dia enggak balik lagi ke Bandung," ujar Coach Riphan.
Lalu ada juga pemain berdarah Iran-Filipina, Omid Nazari, yang gabung ke Persib pada 2019 lalu keluar di tahun 2021 dan memilih untuk bermain di klub Filipina.
"Omid Nazari, setengah musim juga, enggak mau balik lagi," ujar Coach Riphan.
"Suchauo Nuchnum," lanjutnya.
Uniknya, pemain-pemain yang disebutkan tadi tidak ada yang kembali bermain di Super League setelah memutuskan pergi dari Persib Bandung.
Coach Riphan sendiri tak mengetahui secara pasti mengapa para pemain tersebut memilih untuk pergi dari Persib dan tak pernah kembali.

