Produksi Nikel Dipangkas Jadi 250–260 Juta Ton Tahun Ini

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memangkas produksi nikel menjadi sekitar 250–260 juta ton pada 2026, turun dari target produksi dalam RKAB 2025 sebanyak 379 juta ton.

“Nikel kami sesuaikan dengan kapasitas produksi dari smelter, kemungkinan sekitar 250–260 (juta ton),” ujar Direktur Jenderal Mineral dan Batu bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, dilansir dari Antara, Kamis, 15 Januari 2026.

Tri meyakini harga komoditas nikel di pasar dunia akan naik dengan cara memangkas produksi nikel dalam negeri.

Saat ini, kata dia, harga nikel sudah berada di atas USD17 ribu per dry metric ton (dmt), naik apabila dibandingkan dengan rata-rata tahun 2025 yang berada di kisaran USD14 ribu per dmt.

Baca Juga :

ESDM: SPBU Swasta Sudah Impor Bensin untuk Awal 2026


(Ilustrasi. Foto: Dok MI) Rencana kerja dan anggaran biaya Vale Lebih lanjut, Tri juga menyampaikan rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) 2026 milik PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) akan terbit pada malam ini, Rabu (14/1).

“Ini sudah mau, sebentar lagi. Malam ini InsyaAllah dapat persetujuan,” ucap Tri.

RKAB Vale habis pada 2025 dan masih dalam tahap pengajuan, sehingga tak bisa mendapatkan relaksasi produksi sebesar 25 persen hingga 31 Maret 2026.

Tri memastikan RKAB 2026 yang akan diterima Vale akan berlaku satu tahun, sebab RKAB yang diajukan merupakan RKAB baru khusus untuk tahun ini.

Diwartakan sebelumnya, Kementerian ESDM akan memangkas produksi nikel. Langkah-langkah pemangkasan produksi tersebut bertujuan untuk menjaga harga komoditas di level global.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga meminta kepada industri besar untuk membeli bijih nikel dari pengusaha tambang.

“Jangan ada monopoli. Kami ingin investor kuat, tetapi pengusaha daerah juga kuat. Supaya ada kolaborasi,” ujar dia.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jadwal Salat Jakarta Hari Ini Kamis 15 Januari 2026, Lengkap Waktu Subuh hingga Isya
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Menhut perkuat perlindungan hutan lewat moratorium pemanfaatan kayu
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Rencana RI Impor Energi Tanpa Tender dari AS, Pemerintah Konsultasi ke KPK
• 21 jam lalukompas.id
thumb
Edukasi dan pendampingan anak dalam mencegah terkena child grooming
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Emak-Emak di Cianjur Adang Alat Berat Tolak Proyek Geotermal Gunung Gede Pangrango
• 12 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.