Jakarta (ANTARA) - TNI AD berupaya memberikan akses air bersih untuk memenuhi kebutuhan hidup warga korban bencana di wilayah Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni membangun sumur bor di Desa Aek Ngadol, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (12/1).
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, mengatakan pembangunan sumur bor itu merupakan bagian dari upaya memulihkan wilayah pascabencana di Sumatera Utara.
Donny menjelaskan sumur bor tersebut dibangun di depan SD Desa Aek Ngadol yang ada di wilayah tersebut.
Dalam proses pembangunannya, Donny mengaku prajuritnya sempat menemui beberapa kendala, salah satunya ketika proses pengeboran.
"Pengerjaan sempat mengalami kendala kondisi batuan keras, namun setelah dilakukan pemindahan titik, pembangunan dapat diselesaikan hingga mencapai 100 persen," kata Donny.
Kini, sumur bor tersebut sudah beroperasi dan menghasilkan air untuk dipakai para korban bencana.
"Dengan selesainya sumur bor ini diharapkan kebutuhan air bersih warga terdampak banjir dapat terpenuhi secara berkelanjutan," kata Donny.
Dia memastikan pembangunan sumur akan terus dilakukan di lokasi bencana wilayah Sumatera dan Aceh demi memenuhi kebutuhan hidup warga.
Baca juga: Prajurit TNI AD bersihkan sekolah dari tumpukan lumpur di Aceh Tamiang
Baca juga: TNI AD kerahkan prajurit bersihkan sekolah di lokasi bencana di Sumut
Baca juga: Bantuan alat berat dari TNI AD sudah sampai di Aceh
Salah satu upaya yang dilakukan yakni membangun sumur bor di Desa Aek Ngadol, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (12/1).
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, mengatakan pembangunan sumur bor itu merupakan bagian dari upaya memulihkan wilayah pascabencana di Sumatera Utara.
Donny menjelaskan sumur bor tersebut dibangun di depan SD Desa Aek Ngadol yang ada di wilayah tersebut.
Dalam proses pembangunannya, Donny mengaku prajuritnya sempat menemui beberapa kendala, salah satunya ketika proses pengeboran.
"Pengerjaan sempat mengalami kendala kondisi batuan keras, namun setelah dilakukan pemindahan titik, pembangunan dapat diselesaikan hingga mencapai 100 persen," kata Donny.
Kini, sumur bor tersebut sudah beroperasi dan menghasilkan air untuk dipakai para korban bencana.
"Dengan selesainya sumur bor ini diharapkan kebutuhan air bersih warga terdampak banjir dapat terpenuhi secara berkelanjutan," kata Donny.
Dia memastikan pembangunan sumur akan terus dilakukan di lokasi bencana wilayah Sumatera dan Aceh demi memenuhi kebutuhan hidup warga.
Baca juga: Prajurit TNI AD bersihkan sekolah dari tumpukan lumpur di Aceh Tamiang
Baca juga: TNI AD kerahkan prajurit bersihkan sekolah di lokasi bencana di Sumut
Baca juga: Bantuan alat berat dari TNI AD sudah sampai di Aceh



