Grid.ID - Eva Manurung sentil perlakuan kasar Inara Rusli ke anak. Kini mantan istri Virgoun membantah pernyataan mantan mertuanya tersebut.
Inara Rusli kini tengah diterpa isu perselingkuhan dengan suami Wardatina Mawa, Insanul Fahmi. Di sisi lain, mantan mertuanya, Eva Manurung mengungkap dugaan perbuatan kasar Inara pada cucunya.
"Inara itu kan kalau mukulin anak kan kayak mukulin maling, rambutnya diginiin (ikat) diseret dari tangga kok," ucap Eva, dikutip dari Tribun Seleb.
"Kenapa mau memungkiri? Buka CCTV yang dulu," sambungnya.
Selain itu, Eva juga menyoroti cara berkomunikasi Inara pada anak-anak yang dinilai kurang lembut. Salah satunya saat akan makan.
“Kalau anak nggak mau makan, langsung dimarahin. Kalau saya kan nggak begitu. Saya ajak ngomong pelan-pelan,” ujar Eva.
“Kalau kayak kita, kan ‘Sini Nak, kenapa nggak mau makan?’ Bukan langsung bentak-bentak," sambungnya.
Bantahan Inara Rusli
Mendengar mantan mertuanya mengatakan dirinya kasar pada anak, Inara Rusli akhirnya buka suara. Ia justru mempertanyakan arti dari "kasar" yang berbeda tergantung dengan persepsi masing-masing orang.
"Kadang-kadang orang kan persepsi kasar itu beda-beda."
"Ada orang yang memang tegas sama anaknya, itu dianggap kasar. Ada orang yang ngomong harus dengan gebrak meja, itu udah dibilang kasar. Beda-beda," ucap Inara, dikutip dari YouTube Curhat Bang Denny Sumargo.
Ia lantas mempertanyakan soal sikapnya sebagai ibu yang dituding kasar. Sebab menurutnya, ia sudah melakukan sikap yang sesuai dengan pemahaman agama.
"Aku enggak tahu yang dimaksud dengan kasar ini apa. Tapi yang jelas, aku paham bahwa dalam Islam, memukul anak itu tidak boleh menyakiti sampai meninggalkan bekas."
"Aku enggak pernah cubit. Kalau pukul pernah, tapi karena satu hal yang fatal menurut aku. Seorang anak itu kan harus kita berikan pendidikan untuk bisa mereka belajar, bahwa dalam hidup ini ada konsekuensi," tambahnya.
Setelah Eva Manurung sentil perlakuan kasar Inara Rusli ke anak, mantan istri Virgoun itu memberikan banntahan. Menurutnya, sikap yang ia tunjukkan sudah sesuai dengan pemahaman agama. (*)
Artikel Asli



