Tinggalkan DPR, Massa Buruh Lanjut Demo di Kemnaker RI

detik.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Massa buruh telah membubarkan diri dari depan gedung DPR RI, Jakarta Pusat. Massa buruh kemudian melanjutkan demonstrasi di depan kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Jakarta Selatan.

Pantauan detikcom di lokasi, Kamis (15/1/2026), massa buruh mulai membubarkan diri dari depan gedung DPR pada pukul 13.10 WIB secara tertib. Massa buruh kemudian langsung melakukan konvoi menuju kantor Kemnaker dipandu oleh dua mobil komando.

Baca juga: Polisi Bagi Air Mineral dan Snack ke Massa Buruh yang Demo di DPR

Massa buruh memulai rangkaian aksinya di depan kantor Kemnaker pukul 14.20 WIB. Massa buruh langsung berbaris menghadap ke gedung Kemnaker di Jalan Gatot Subroto.

Kemacetan terjadi di sekitar kantor Kemnaker, Jalan Gatot Subroto arah Cawang. Polisi tampak bertugas di jalan.

Sebelumnya, massa aksi membawa empat tuntutan ke depan gedung DPR. Mereka meminta pemerintah segera merevisi UMP DKI Jakarta menjadi Rp 5,89 juta per bulan.

"Revisi UMP DKI Jakarta 2026 menjadi 100 persen KHL sebesar Rp 5,89 juta per bulan, serta memberlakukan UMSP DKI 2026 sebesar 5 persen di atas 100 persen KHL," kata Presiden KSPI Said Iqbal.

Selain itu, massa aksi juga meminta dilakukan revisi terhadap SK Gubernur Jawa Barat terkait penetapan UMSK di 19 kabupaten/kota. Massa aksi juga menuntut DPR segera mengesahkan RUU Ketenagakerjaan.

"Revisi SK Gubernur Jawa Barat terkait penetapan UMSK di 19 kabupaten/kota, agar dikembalikan sesuai rekomendasi bupati/wali kota masing-masing daerah," ujarnya.

"Mendesak DPR RI untuk segera mengesahkan RUU Ketenagakerjaan yang baru," sambung dia.

Baca juga: Massa Demo Buruh Mulai Merapat ke Depan DPR, Lalin Masih Lancar

Lebih lanjut, Said Iqbal mengatakan massa aksi juga menolak usulan pilkada lewat DPRD. Massa aksi menilai hal itu bertentangan dengan prinsip demokrasi.

"Menolak pilkada melalui DPRD karena bertentangan dengan prinsip demokrasi dan berpotensi merugikan rakyat, termasuk kaum buruh," tuturnya.




(maa/maa)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pola Kecil yang Menunjukkan Seseorang Nggak Layak Dipercaya Menurut Psikolog
• 19 jam lalubeautynesia.id
thumb
Capai Rp 1.931 Triliun, Rosan: Realisasi Investasi 2025 Lampaui Target
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Perempuan Lentera Kehidupan, 12 Potret Terbaik Jurnalis Nasional Dipamerkan di MRT Bundaran HI
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Waspadai virus PPR, Barantin: Jangan bawa masuk kambing/domba ke RI
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Bursa Transfer Semen Padang: Andre Rosiade Bongkar Rekrutan 8 Pemain Asing
• 12 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.