Liputan6.com, Jakarta - Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membocorkan koreksi desain dan fungsi yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto untuk Ibu Kota Nusantara (IKN). Prasetyo mengatakan, salah satu ide Prabowo untuk IKN adalah penambahan embung air untuk menyimpan cadangan air.
Embung merupakan bangunan penampung air buatan berbentuk kolam atau cekungan kecil yang berfungsi menyimpan kelebihan air hujan di musim penghujan untuk digunakan saat musim kemarau, mendukung pertanian (irigasi), memenuhi kebutuhan air bersih, ternak, serta mencegah banjir dan erosi.
Advertisement
"Desain itu kan dalam artian luas juga ya. Termasuk fungsi itu kan misalnya sebuah kawasannya ini perlu diperhatikan desainnya dan fungsinya, contoh misalnya penambahan embung-embung," kata Prasetyo kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/1).
Dia menjelaskan, penambahan embung-embung itu karena melihat cuaca atau iklim di wilayah tersebut. "Karena di sana kan masalah iklim, itu kan satu panas, kedua ada potensi karena di wilayah yang pulau yang banyak hutan, ada juga potensi kebakaran hutan," jelasnya.
"Jadi diminta untuk itu juga dipikirkan desain-desain untuk mengantisipasi dan kemarin kepala OIKN melaporkan sudah ada beberapa yang metode dipasang sensor. Ini diminta uji coba terus," pungkasnya.



