Pemerintah Estimasikan Perbaikan Infrastruktur Pascabencana Sumatera Rp 51,8 Triliun

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengestimasikan anggaran untuk perbaikan infrastruktur dasar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebesar Rp 51,8 triliun.

Estimasi anggaran tersebut disampaikan AHY dalam rapat koordinasi Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Baca juga: Mendagri Klaim Pemerintah Maksimal Tangani Bencana Sumatera, Presiden Berkali-kali ke Lokasi

AHY menjelaskan, estimasi tersebut disampaikan berdasarkan laporan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

"Sedangkan untuk alokasi atau estimasi dari anggaran yang dibutuhkan untuk infrastruktur dasar berdasarkan laporan Menteri PU sekitar Rp 51,8 triliun," ujar AHY, Kamis.

Terpisah dari anggaran tersebut, pemerintah juga memperkirakan kebutuhan anggaran untuk pembangunan dan perbaikan rumah warga terdampak bencana yang mencapai sekitar Rp 8,2 triliun.

Baca juga: Mendagri Tegaskan Bencana Sumatera Diperlakukan Seperti Bencana Nasional

Anggaran tersebut akan digunakan memperbaiki 238.783 rumah terdampak bencana di di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Aceh sendiri menjadi provinsi dengan jumlah kerusakan rumah terbanyak dengan 208.693 unit, disusul Sumatera Utara 24.294 unit, dan Sumatera Barat 5.796 unit.

"Tentunya kita bisa mengkalkulasi paling tidak ini estimasi biaya pembangunan atau perbaikan rumah-rumah warga tersebut kurang lebih sekitar tercatat di sini Rp 8,2 triliun," ujar AHY.

Baca juga: Cak Imin: Kemiskinan Nasional Naik 0,49 Persen Imbas Banjir Sumatera

Dalam kesempatan berbeda, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menjelaskan, biaya pemulihan pascabencana di Sumatera membutuhkan anggaran sebesar Rp 59,25 triliun.

Hal tersebut disampaikan Tito dalam rapat Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana Sumatera yang digelar DPR di Aceh, pada Selasa (30/12/2025).

"Kalau kita melihat dari sudah pernah direkap waktu rapat dengan BNPB sebagai masukan saja, bahwa kalau untuk pemulihan nanti sampai dengan selesai, diperlukan anggaran lebih kurang Rp 59,25 triliun," ujar Tito dalam rapat, Selasa.

Baca juga: Update Bencana Sumatera, Mendagri: 29 Desa Hilang, Terbanyak di Aceh

Rinciannya, pemulihan pascabencana di Aceh membutuhkan anggaran sebesar Rp 33,75 triliun. Lalu di Sumatera Utara membutuhkan Rp 12 triliun.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sedangkan di Sumatera Barat, sebesar Rp 13,5 triliun dibutuhkan untuk pemulihan pascabencana di provinsi tersebut.

Nantinya, pemulihan akan meliputi berbagai macam sarana infrastruktur, mulai dari kantor desa hingga sekolah yang hancur akibat bencana.

Ulurkan tanganmu membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di situasi seperti ini, sekecil apa pun bentuk dukungan dapat menjadi harapan baru bagi para korban. Salurkan donasi kamu sekarang dengan klik di sini


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Rekap Hasil India Open 2026: Indonesia Sisakan Dua Wakil di Babak Perempat FInal
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
RUU Perampasan Aset Bidik Harta Kejahatan Bernilai di Atas Rp1 Miliar
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Menbud Fadli Zon: Keberagaman Adalah Kekuatan Bangsa
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Waspada! BMKG Ungkap Potensi Hujan Sangat Lebat dan Petir di Sejumlah Kota Besar Kamis (15/1)
• 13 jam lalumerahputih.com
thumb
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Didesak Telusuri Aliran Dana Rp1 Triliun
• 10 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.