Kak Seto Buka Suara Usai Diduga Cuek atas Kasus Child Grooming Aurelie Moeremans

insertlive.com
3 jam lalu
Cover Berita

Seto Mulyadi atau akrab disapa Kak Seto akhirnya buka suara soal dugaan Komisi Nasional Perlindungan Anak tidak menanggapi kasus child grooming yang menimpa Aurelie Moeremans.

Disebutkan, orang tua Aurelie pernah meminta perlindungan kepada Kak Seto selaku Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak kala itu. Namun, pihak keluarga Aurelie menilai tidak ada respons dari Kak Seto terkait laporan yang dilayangkannya tersebut.

Kini, Kak Seto akhirnya buka suara terkait dugaan pihaknya tidak menanggapi masalah child grooming yang dialami Aurelie Moeremans. Melalui unggahan di Instagram Storiesnya, Kak Seto memberikan penjelasan terkait dugaan tersebut.

"Kami mengikuti dengan sungguh-sungguh diskusi publik yang berkembang, termasuk berbagai kutipan dan pernyataan di masa lalu yang kembali diangkat. Perlu kami sampaikan bahwa praktik pendampingan anak dan cara pandang terhadap relasi kuasa, kerentanan remaja, serta dampak psikologis jangka panjang telah mengalami perkembangan yang sangat signifikan," tulis Kak Seto dalam Instagram Storiesnya, dilihat, Kamis (15/1).

"Namun, kami menyadari bahwa standar perlindungan anak hari ini menuntut kepekaan, kehati-hatian dan perspektif yang lebih jauh, lebih kuat terhadap potensi manipulasi, tekanan emosional dan ketimpangan kuasa dalam relasi yang melibatkan anak dan remaja," sambungnya.

Walaupun begitu, Kak Seto mengatakan permasalahan di masa lalu dijadikan pembelajaran ke depannya untuk memperkuat perlindungan terhadap anak.

"Oleh karena itu, kami menjadikan refleksi atas praktik di masa lalu sebagai bagian dari proses pembelajaran berkelanjutan untuk memperkuat perlindungan anak ke depan," akunya.

Pada kesempatan itu, Kak Seto juga menegaskan bahwa pihaknya sangat mengecam bentuk tindakan child grooming, seperti yang dialami Aurelie Moeremans.

"Kami mengecam segala bentuk manipulasi, relasi tidak setara dan praktik child grooming. Anak tidak berada dalam posisi setara untuk dimintai pertanggungjawaban atas relasi yang dibangun melalui tekanan, bujuk rayu, atau ketimpangan kuasa," tegasnya.

Kak Seto juga mengapresiasi atas keberanian Aurelie Moeremans mengungkapkan pengalaman pahit yang dialaminya ke publik.

"Kami menghormati keberanian siapa pun yang memilih untuk bersuara atas pengalaman masa lalunya, dan memandang suara tersebut, sebagai pengingat penting agar sistem perlindungan anak terus diperbaiki, diperkuat dan semakin berpihak pada kepentingan terbaik anak," tuturnya.

Tak lupa, Kak Seto juga menghimbau kepada siapa pun untuk memberikan empati terhadap tragedi yang dialami oleh Aurelie Moeremans.

"Kami mengajak seluruh pihak untuk menyikapi isu ini dengan empati, kebijaksanaan, dan fokus pada tujuan bersama: menciptakan ruang yang aman bagi anak-anak Indonesia hari ini dan di masa depan," pungkasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Inovatif! Disdik Kalteng Terapkan Papan Tulis Digital, 30 Unit Digunakan di SMKN 4 Palangka Raya
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Mengenal Teuku Ryan Mantan Pacar Denada yang Jadi Sorotan
• 12 jam laluinsertlive.com
thumb
KPK Panggil Sekcam Kedung Waringin hingga Pihak Swasta Terkait Dugaan Suap Proyek di Kabupaten Bekasi
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Uang Kuno Bisa Jadi Investasi, Ini Jenis yang Kerap Dicari Kolektor
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Komisi XIII DPR Akan Gelar RDPU, Bahas Isu Child Grooming
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.