Grid.ID - Dokter Kamelia menyebut kekasihnya, Ammar Zoni, masih mengalami kecanduan narkoba yang berdampak pada fungsi otaknya dan membutuhkan perawatan medis khusus.
Menurut Kamelia, Ammar berada dalam pengawasan dokter psikiater dan membutuhkan obat. Kamelia mengaku rutin mengirimkan obat setiap minggunya.
"Kalau masalah obat, Ammar dalam pengawasan dokter psikiater teman saya. Jadi saya emang tiap seminggu sekali ngasih obat psikiater buat Bang Ammar. Udah itu aja," ungkap dr. Kamelia.
Sebagai dokter, Kamelia menjelaskan bahwa zat adiktif yang pernah dikonsumsi Ammar telah memengaruhi saraf otaknya. Kondisi tersebut membuat Ammar masih merasa sakau.
"Bang Ammar itu kecanduan, dia sakit yang perlu diobati... karena ada zat-zat obat-obat itu yang mempengaruhi fungsi saraf otaknya. Jadi masih ada keinginan untuk memakainya," jelasnya.
Selain masalah kecanduan, Kamelia menilai tekanan mental yang dialami Ammar semakin berat karena kasus hukum yang menimpanya berulang kali sehingga membutuhkan obat.
"Secara manusiawi itu pasti akan ada stres, ada kekecewaan. Dokter ini memberikan suatu obat untuk penenang," kata Kamelia.
Terkait izin pemberian obat, Kamelia memastikan seluruh prosedur dilakukan secara resmi. Konsultasi dengan psikiater dilakukan melalui video call dan telah mendapatkan persetujuan dari pihak Rutan.
"Konsultasinya lewat video call dan saya sudah izin dengan Kepala KPR di Rutan. Karena di Rutan itu tidak ada rehabilitasi, tidak ada pengobatan ataupun pemulihan buat penyalahguna narkotika, sehingga diperlukanlah dari luar," tutupnya.
Diketahui, Ammar Zoni diduga terlibat kasus peredaran narkotika ketika menjalani masa tahanan di Rutan Salemba, Jakarta Pusat. Ini merupakan keempat kalinya Ammar tersandung kasus narkoba. (*)
Baca Juga: Penjelasan Kuasa Hukum dan Dokter Kamelia Soal Ammar Zoni Minta Dikirimkan Plastik Klip ke Rutan
Artikel Asli



