Inovator Pertamina Borong Penghargaan di Bangkok IPITEX 2026

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, BANGKOK - PT Pertamina (Persero) kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Melalui enam tim inovatornya, Pertamina sukses memborong berbagai penghargaan bergengsi dalam ajang International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (IPITEX 2026) yang berlangsung di BITEC Bangna, Bangkok, Thailand, 4–9 Januari 2026.

BACA JUGA: Pertamina Bangun UMKM Pangan Berdaya Saing Lewat Program Pertapreneur Aggregator

Prestasi paling membanggakan diraih oleh Tim Venus dari Subholding Upstream Pertamina (SHU) yang berhasil membawa pulang penghargaan tertinggi, Grand Prize IPITEX 2026, setelah bersaing dengan 873 tim dari 29 negara di seluruh dunia.

"Penghargaan yang diraih di IPITEX 2026 mencerminkan dedikasi dan profesionalisme seluruh tim dalam menghadirkan inovasi kelas dunia," kata Vice President Organization Capability Pertamina, Dewi Oktavia Husain dalam keterangan tertulisnya dikutip Kamis (15/1).

BACA JUGA: Pertamina Teken MoU dengan Kemenhut Untuk Optimalisasi Fungsi KHDTK

Selain gelar juara umum (Grand Prize), delegasi Pertamina menunjukkan dominasinya dengan menyabet rentetan Gold Award dan Special Awards dari berbagai organisasi inovasi dunia, antara lain Tim Venus (Subholding Upstream) meraih Gold Award, Special Award dari Filipino Inventors Society, dan Grand Prize.

Tim Fomo-Dex (Subholding Refining & Petrochemical) meraih Gold Award dan Special Award dari Association of Polish Inventors and Rationalizers (API&R).

BACA JUGA: Pesan Prabowo ke Dirut Pertamina: Jangan Korupsi, Pecat yang Tidak Bagus!

Tim Prolite (Subholding Refining & Petrochemical) mendapatkan Gold Award, Special International Prize dari China Association of Innovation, serta Special Award dari API&R.

Tim Chronos (Subholding Upstream) menyabet Gold Award dan Special Award dari Korea Intellectual Property Association.

Tim Geoflowtest (Subholding PNRE) mendapat Gold Award serta dua Special Award dari First Institute of Inventors and Institute of Iran dan World Invention and Intellectual Property Association serta Tim Al-Fatih Eco (Subholding Commercial & Trading): Mengamankan Silver Award dan Special Award dari Cornelliu Group of Romania.

Manajemen perusahaan pelat merah itu memberikan apresiasi tinggi atas capaian luar biasa para inovator Pertamina.

Keberhasilan ini adalah bukti nyata bahwa teknologi hasil riset internal Pertamina mampu bersaing dan diakui secara global.

"Pertamina bangga karena para inovator kita telah menunjukkan bahwa karya anak bangsa mampu mendapatkan pengakuan global," ujar Dewi.

Ajang IPITEX 2026 merupakan salah satu pameran teknologi terbesar di Asia yang mempertemukan akademisi dan pelaku industri untuk memamerkan riset masa depan yang mendukung pembangunan berkelanjutan.

Keikutsertaan Pertamina dalam ajang ini menegaskan komitmen perusahaan dalam memperkuat budaya inovasi dan riset terapan.

Dengan prestasi ini, Pertamina tidak hanya mempertegas posisinya sebagai pemimpin energi di Indonesia, tetapi juga sebagai kontributor aktif dalam ekosistem inovasi global. (esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pertapreneur Aggregator Pertamina, Bangun UMKM Sektor Pangan Berdaya Saing


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Mesyia Muhammad


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kolaborasi dengan Pemprov DKI, Kemenekraf Resmikan Tahilalats Station 2026
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Mahfud MD soal Polisi dan Laporan terhadap Pandji: Kalau Tidak Masuk Akal, Ndak Usah Ditindaklanjuti
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
BMKG: Gempa dangkal guncang Bener Meriah Aceh pada Kamis pagi
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Pemerintah Kajian Pembentukan BUMN Tekstil, Danantara Siapkan Dana Rp93 Triliun untuk Industri Padat Karya
• 52 menit lalupantau.com
thumb
Menanti Status Tersangka bagi Duo Begal Payudara Anak di Jakbar
• 23 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.