Roy Suryo Ogah Ajukan Restorative Justice Terkait Kasus Ijazah Jokowi

metrotvnews.com
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Tersangka kasus ijazah palsu, Roy Suryo menyatakan tetap konsisten dengan sikap hukumnya dan menolak untuk menemui Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) Jokowi, di Solo. Meskipun rekan sejawatnya telah sowan, Roy mengklaim bahwa pertemuan tersebut tidak dibarengi dengan pernyataan permintaan maaf secara resmi kepada pihak pelapor.

"Saya tidak akan menemui Jokowi dan tidak akan mengajukan restorative justice (RJ). Silakan saja jika yang lain ingin mengajukan RJ," ujar Roy Suryo, dikutip dari Primetime News Metro TV, Kamis, 15 Januari 2026.

Eks pakar telematika ini juga menghormati keputusan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis yang telah mengajukan permohonan RJ kepada penyidik Polda Metro Jaya sejak dua pekan lalu. Baginya, langkah tersebut merupakan hak hukum masing-masing pihak.

 

Baca Juga :

Eggi Sudjana dan Damai Lubis Temui Jokowi

Roy memperingatkan pihak-pihak tertentu agar tidak mencoba memecah belah kesolidan kelompoknya melalui taktik politik adu domba. Ia menegaskan bahwa hubungan di antara mereka tetap terjaga meski terdapat perbedaan strategi dalam menghadapi proses hukum yang tengah berjalan.

"Jangan coba memecah belah kami dengan politik devide et impera, karena kami tetap solid," ujar Roy Suryo.

Terkait pemberian hadiah buku kepada tokoh nasional, Roy menyebut hal itu sebagai bentuk kritik intelektual yang wajar dalam alam demokrasi. Ia meminta agar kritik-kritik yang disampaikan tidak ditanggapi secara berlebihan atau dianggap sebagai bentuk penghinaan yang memalukan. Temui Jokowi Sementara itu, Jokowi akhirnya buka suara dan membenarkan pertemuan dengan dua tersangka kasus ijazah palsu yakni Eggi Sudjana dan juga Damai Hari Lubis. 
Pertemuan berlangsung di kediamannya, Surakarta, Jawa Tengah (Jateng).

Dengan adanya pertemuan tersebut, Jokowi berharap bisa menjadi pertimbangan bagi Polda Metro Jaya untuk membuka peluang RJ yang menjadi kewenangan penyidik.

"Kehadiran untuk silaturahmi. Saya sangat menghargai dan saya sangat menghormati silaturahmi dengan beliau," tutur Jokowi dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Kamis, 15 Januari 2026.


(Aulia Rahmani Hanifa)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Senat AS Menolak Resolusi yang akan Batasi Aksi Trump di Venezuela, Terjadi Secara Dramatis
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Simposium SMSI Tegaskan Pilkada Melalui DPRD sebagai Alternatif Demokrasi
• 18 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Indonesia Tetapkan Darurat Sampah Nasional, Baru 24 Persen yang Dikelola dengan Benar
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Vietnam Jadi Lawan Berat Timnas Indonesia, Suporter: Saatnya Pembuktian John Herdman!
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
[FULL] Wanadri Ungkap Detik-Detik Saat Jenazah Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet Ditemukan
• 6 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.