Mendiktisaintek: 82 Perguruan Tinggi Turun Tangan Pulihkan Aceh, Sumut, dan Sumbar

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyebutkan bahwa 82 perguruan tinggi dilibatkan langsung dalam upaya pemulihan Sumatera.

Bantuan itu sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto pascabencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

BACA JUGA: Kunjungan Gibran ke Yahukimo Dibatalkan Setelah Ada Info Intelijen, Apa yang Terjadi?

Hal tersebut dikatakan Brian dalam pertemuan dialog antara Presiden RI Prabowo Subianto dan 1.000 akademisi di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (15/1).

"Menindaklanjuti arahan langsung Bapak Presiden terkait penanganan bencana khususnya di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, perguruan tinggi yang ada bersama-sama dengan kementerian telah melakukan kegiatan di tiga provinsi mencakup 31 kabupaten dan kota, 104 kecamatan dengan melibatkan 82 perguruan tinggi," ucap Brian.

BACA JUGA: Ketua PBNU Gus Aiz Diduga Jadi Perantara di Kasus Korupsi Kuota Haji, Waduh

Dia mengungkapkan 82 perguruan tinggi tersebut telah mengirimkan 3.746 personel kesehatan yang terdiri dari 2.260 tenaga medis (dokter umum, dokter gigi, dokter spesialis, mahasiswa kedokteran), 1.267 tenaga kesehatan, serta 219 relawan umum.

"Perguruan tinggi tentu hadir bukan hanya sebagai pengamat, tetapi juga sebagai solusi bagi bangsa," kata dia.

BACA JUGA: Pemeriksaan Rafiq Al Amri Menunggu Izin Presiden, Prof. Zainal Abidin Apresiasi Polri

Pada kesempatan itu, Brian juga memaparkan saat ini terdapat 4.614 perguruan tinggi negeri dan swasta.

Tercatat ada 303 ribu dosen dengan beragam latar belakang keilmuan, serta 9,9 juta mahasiswa aktif di seluruh Indonesia.

"Tentunya ini akan menjadi sumber daya manusia unggul untuk berperan dalam memajukan bangsa," tuturnya.

Setiap tahun, perguruan tinggi di seluruh Indonesia menghasilkan 1,7 juta lulusan baru dengan latar belakang pendidikan sains dan teknologi, kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga ilmu sosial dan humaniora.

Menurut Brian, ini merupakan modal sumber daya manusia yang sangat besar yang dapat menentukan daya saing Indonesia di masa mendatang. (mcr4/jpnn)


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pulau Makassar Terancam Gelombang Tinggi, BPBD–Polres Pelabuhan Perketat Pengamanan Laut
• 5 jam laluharianfajar
thumb
Napoli gagal kembali ke jalur kemenangan setelah ditahan imbang Parma
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Hasil Liga Italia: Inter Milan Menang, Napoli Tertahan
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
IHSG Tembus 9.000, BEI: Kepercayaan Investor Menguat
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Legenda Bertuah, Program Drama Televisi Berbasis AI Pertama di Indonesia
• 6 jam laluinsertlive.com
Berhasil disimpan.