Kakanwil, Wabup Mujiono dan Kalapas se-Jatim Panen Raya Semangka di SEA Lapas Banyuwangi

beritajatim.com
2 jam lalu
Cover Berita

Banyuwangi (beritajatim.com) – Tidak hanya menjadi sentra produksi pangan, Banyuwangi juga menjadi penghasil beragam tanaman hortikultura, salah satunya semangka. Potensi tersebut turut dikembangkan di lingkungan lembaga pemasyarakatan melalui program pembinaan warga binaan.

Wakil Bupati Mujiono berkesempatan melakukan panen raya semangka di Lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Banyuwangi, Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi, Kamis (15/1/2026).

Panen raya semangka ini dilakukan bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Jawa Timur Kadiyono, kepala lapas se-Jawa Timur, serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Banyuwangi.

Lahan SAE Lapas Banyuwangi yang merupakan hibah dari Pemkab Banyuwangi itu memiliki luas sekitar 2,2 hektare. Di area tersebut ditanami berbagai komoditas, mulai dari semangka, padi, jagung, sayuran, hingga peternakan lele sebagai bagian dari program ketahanan pangan.

Dalam panen raya serentak tersebut, luas lahan semangka nonbiji yang dipanen mencapai sekitar 2.500 meter persegi dengan estimasi produksi sekitar 3.000 kilogram. Selain itu, masih ada seluas sekitar 1.000 meter persegi tanaman semangka yang juga siap dipanen dalam waktu sekitar 20 hari ke depan dengan perkiraan hasil sekitar 1.000 kilogram.

Mujiono mengatakan program ini sejalan dengan arah pembangunan daerah, terutama dalam meningkatkan produktivitas lahan, pemberdayaan sumber daya manusia, serta mendukung program ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto.

“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya sinergi antara Ditjenpas, Kakanwil, dan Kalapas Banyuwangi. Selain meningkatkan produktivitas, juga memberi keterampilan bagi warga binaan,” ujar Mujiono.

Wabup berharap bekal keterampilan yang diperoleh warga binaan dapat menjadi modal ketika mereka kembali ke masyarakat.

“Setelah keluar dari lapas, mereka punya keterampilan dan bisa diterima di masyarakat, sehingga masa depan mereka lebih baik dan tidak kembali terjerumus pada persoalan hukum,” tambahnya.

Kakanwil Ditjenpas Jawa Timur Kadiyono menjelaskan panen raya ini merupakan bagian dari kegiatan panen raya serentak yang dilaksanakan jajaran pemasyarakatan di seluruh Indonesia, dipimpin langsung Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto.

“Di Lapas Banyuwangi kami memanfaatkan lahan 2,2 hektare untuk menanam padi, semangka, jagung, sayuran, serta budidaya lele. Ini bentuk kontribusi pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya di Banyuwangi,” kata Kadiyono.

Dalam pelaksanaannya, Lapas melibatkan warga binaan untuk pengelolaan lahan dengan didampingi petugas. Mereka sudah terlatih karena Lapas Banyuwangi bekerja sama dengan Dinas Pertanian Banyuwangi untuk pembinaan pertanian bagi warga binaan.

Hasil panen ini tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan lapas, tetapi juga disalurkan untuk kegiatan sosial. Sebagian hasil panen akan dijual dan hasilnya didonasikan untuk membantu korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Mayoritas warga binaan berasal dari Banyuwangi. Dengan dibekali keterampilan bertani, mereka punya peluang menciptakan pekerjaan sendiri setelah bebas, sehingga bisa menekan angka kriminalitas,” jelasnya. [kun]


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Resahkan Warga Surabaya Raya, Ratusan Pesilat dari Luar Kota Gelar Konvoi Kamis Dini Hari
• 18 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah RI, Bos BKPM Ungkap Hal Tak Terduga
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
ESDM Setop Impor Solar di 2026, Shell-BP-Vivo Diminta Beli ke Pertamina
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Hearts2Hearts Segera Rilis Lagu Baru, Persiapan Dimatangkan
• 7 jam lalugenpi.co
thumb
Mengungkap Misteri Kasus Tewasnya Satu Keluarga di Warakas, Polisi Bakal Lakukan Gelar Perkara
• 8 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.