ABU DHABI, KOMPAS.TV - Duta Besar RI untuk Uni Emirat Arab (UEA) Judha Nugraha mengungkapkan peluang pekerja migran Indonesia (PMI) di negara Teluk Arab tersebut terus meningkat. Judha menyebut UEA saat ini membutuhkan tenaga kerja asing dalam jumlah besar.
Alasannya, kata Judha, UEA sedang memperluas pembangunan di berbagai sektor. Menurut dia, meningkatnya pembangunan ini menyebabkan permintaan tenaga kerja meningkat.
Judha menyebut kondisi itu menjadi momentum penting bagi Indonesia memperkuat penempatan PMI di UEA, khususnya untuk tenaga kerja formal dan terampil.
“Peluang kerja bagi PMI di UEA terus meningkat. Negara ini berkembang cepat dan membutuhkan banyak tenaga kerja, terutama tenaga terampil yang tidak dapat dipenuhi oleh tenaga lokal," kata Judha Nugraha dikutip Antara, Kamis (15/1/2026).
Baca Juga: Kementerian P2MI Teken MoU dengan Mitra Strategis untuk Lindungi Pekerja Migran dari Hulu ke Hilir
Judha Nugraha menambahkan, berdasarkan data imigrasi UEA, terdapat sekitar 81 ribu WNI yang bekerja di negara tersebut. Sebagian besar PMI bekerja di sektor domestik dan terdapat peningkatan di sektor pekerja terampil.
"Kita melihat semakin banyak pekerja Indonesia di sektor hospitality, dan lebih dari 500 insinyur Indonesia kini bekerja di perusahaan minyak di UEA,” kata Judha.
Lebih lanjut, Judha menyebut peningkatan itu menunjukkan tenaga kerja migran asal Indonesia mampu bersaing di sektor-sektor strategis dan potensial dalam ekonomi UEA.
Menurut Judha, peningkatan peluang kerja harus diimbangi dengan penerapan migrasi aman, termasuk perlindungan menyeluruh bagi PMI mulai dari sebelum keberangkatan, selama bekerja, hingga setelah kembali ke Indonesia.
Ia pun memastikan KBRI Abu Dhabi dan KJRI Dubai selalu siap memberikan pendampingan. PMI diwajibkan melapor ke perwakilan RI agar memperoleh perlindungan penuh selama berada di UEA.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- kbri uea
- pekerja migran
- uni emirat arab
- pmi uea
- pekerja migran indonesia
- judha nugraha




